Tantangan Pejabat Yang Ikut Lelang Jabatan, Anggaran Terbatas Proyek Harus Tuntas

by -75 views

Sembilan pejabat teras di Kota Bogor tengah mengikuti proses seleksi untuk jabatan mentereng. Yakni, mengisi kursi kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) serta kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Hanya ada dua nama yang akan dipilih Wali Kota Bogor Bima Arya yang kriterianya sudah dibocorkan wakilnya, Dedie A Rachim.

SELURUH peserta lelang jabatan terbuka (open bidding) telah menjalani proses taha­pan penulisan makalah. Dari sepuluh orang yang ter­daftar, satu peserta mengun­durkan diri dalam tahapan ini.

Peserta yang mengundurkan diri adalah Fungsional Sta­tistisi Ahli Madya BPS Pro­vinsi Kalimantan Tengah, Arham Rivai yang sebelumnya mengikuti proses seleksi un­tuk menduduki jabatan ke­pala Bappeda Kota Bogor.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, M Taufik, mengatakan, pem­buatan makalah ini merupa­kan rangkaian step yang harus dilalui sebelum dilanjutkan proses seleksi presentasi visi dan misi serta wawancara sesi akhir pada 17 April. ”Jadi, peserta tinggal sembilan orang. Lima posisi kepala Bappeda Kota Bogor dan empat posisi di jabatan kepala Disperum­kim Kota Bogor,” katanya.

Nantinya setelah menjalani sesi wawancara, seluruh pe­serta akan menjalani peme­riksaan kesehatan di RSUD Kota Bogor untuk pejabat peserta open bidding pada Kamis (8/4). ”Ya, nanti ada Medical Check Up (MCU) juga untuk peserta di RSUD Kota Bogor,” terangnya.

Baca Juga  Ini 14 PNS Bogor yang Lolos Seleksi Kompetensi Lelang Jabatan Kepala Dinas

Berdasarkan seleksi admi­nistrasi terdapat lima pejabat yang memperebutkan kursi kepala Bappeda dan empat pejabat yang memperebutkan kursi kepala Disperumkim. Adapun daftar pejabat yang mengikuti seleksi kepala Bap­peda, di antaranya Kabag Protokol dan Komunikasi pada Setda Kota Bogor Rudi­yana, Kabid Layanan e-Go­vernment pada Diskominfo Kota Bogor Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam, Sekretaris Bappeda Kota Bogor Rudi Mashudi, Kabid Perlindun­gan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Kota Bogor Sumartini dan Kabag Administrasi Pembangu­nan pada Setda Kota Bogor Tyas Ajeng Fitriani Prihan­dari.

Sedangkan empat pejabat yang mengikuti seleksi untuk kepala Disperumkim Kota Bogor, di antaranya Sekcam Tanahsareal Kota Bogor Ad­hitya Bhuana Karana, Camat Bogor Barat Juniarti Es­tiningsih, Sekretaris Dispe­rumkim Lorina Darmastuti dan Kabag Umum pada Setda Kota Bogor Yadi Cahyadi.

Baca Juga  Pemkab Bogor Kembali Lelang Jabatan, Ini Formasi dan Tahapannya

Wakil Wali Kota, Dedie Rachim, membocorkan soal kriteria pejabat yang akan dipilih untuk dua posisi ter­sebut. Hal terpenting yang harus dimiliki kepala dinas adalah memiliki integritas dan inovasi dalam hal pembangu­nan. ”Secara kapasitas mum­puni, kompetensi terpenuhi dan yang terpenting memi­liki integritas. Itu yang akan kita pilih,” katanya kepada Metropolitan, Rabu (7/4).

Dedie mengungkapkan, para kepala dinas harus me­miliki inovasi dalam hal pembangunan. Sebab, saat ini pembangunan di Kota Bogor terbentur anggaran yang terbatas, sehingga dengan dana yang minim proyek yang telah diprogram tetap dituntut agar bisa selesai. ”Saya pikir kita harus punya inovasi dan kreasi dengan anggaran yang ada, tapi tetap maksimal. Jadi, orang dengan integritas yang akan kita pilih,” jelasnya.

Baca Juga  Lelang Jabatan Dibuka, Dua Kursi Kepala SKPD Pemkot Bogor Dipastikan Milik Internal

Terpisah, Kabid Mutasi Di­siplin dan Kesejahteraan pada BKPSDM Kota Bogor, Elyis Sontikasyah, mengung­kapkan, para peserta lelang akan diuji kompetensinya melalui pembuatan makalah ilmiah. Tema yang ditentukan yakni bagaimana Kota Bogor bisa bangkit di tengah eko­nomi sulit di masa pandemi.

“Tema penulisannya Bogor Bangkit: Strategi dan Inovasi di Masa Sulit. Setelah itu nanti akan diseleksi dan ma­suk ke tahapan selanjutnya,” tandasnya. (dil/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *