7.000 Karyawan Giant Terancam PHK

by -

METROPOLITAN – Mulai Juli 2021 mendatang, perusa­haan retail multiformat PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) telah mulai menutup seluruh gerai Giant.

Penutupan itu berimbas pada nasib ribuan pegawai yang bekerja di gerai Giant selama ini. Mereka terancam menga­lami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, Mirah Sumirat, menyebut ada ribuan pegawai gerai Giant terancam kena PHK. Semua tersebar di 395 gerai Giant.

“Informasi dari Ketua Umum Serikat Pekerja Hero Super­market, anggota saya di Aspek Indonesia seluruh sisanya kurang lebih 7.000 orang. Seluruhnya akan di-PHK,” kata Mirah dalam konferensi pers virtual, Jumat (28/5).

Mirah menyebut memang ada kesepakatan dari mana­jemen perusahaan bahwa nantinya para pegawai Giant akan dipindahkan ke gerai lain seperti IKEA dan Hero Super­maket. Namun, jumlah pe­kerja eks Giant tidak dapat terserap sepenuhnya. Karena jumlah gerai Giant yang akan diubah menjadi IKEA hanya lima unit.

Baca Juga  Lima Gerai Giant bakal Berubah Jadi IKEA, Lho Kenapa?

”Jadi sebenarnya tidak ng­angkat juga. Berapa orang sih dari 7.000 itu yang kemudian disalurkan ke bisnis-bisnis lain di Giant. Artinya tidak signifi­kan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Di­rektur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall menyata­kan bahwa perusahaannya akan memfokuskan bisnis ke merek dagang IKEA, Guar­dian, dan Hero Supermarket.

Menurut Patrik Lindvall, merek dagang IKEA, Guar­dian, dan Hero Supermarket memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Gi­ant.

“Kami terus beradaptasi ter­hadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popu­laritas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Sebuah tren yang terlihat di pasar global,” ujar­nya dalam keterangannya, Selasa (25/5).

Ke depannya, terdapat lima gerai Giant menjadi IKEA. Hal itu diharapkan dapat menam­bah aksesibilitas pelanggan.

Baca Juga  Sebelum Tutup Giant Beri Diskon Sampai 50%

“Kami tetap meyakini bahwa sektor peralatan rumah tang­ga, kesehatan, dan kecantikan, serta keperluan sehari-hari untuk kelas atas memiliki po­tensi pertumbuhan yang tinggi,” tutupnya. (jp/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.