ABG Bogor yang Gagalkan Aksi Pencuri Kawanan Cilik Alami 55 Jahitan

by -

METROPOLITAN.id – Dibalik aksi heroik yang dilakukan Arief Ramadan Nur (20), menggagalkan aksi pencurian yang dilakukan tiga kawanan pencuri cilik di kediamannya menyisakan luka. Warga Kampung Katulampa, RT 01/19, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor itu harus menerima 55 jahitan bekas sabetan senjata tajam (sajam) dari pelaku.

“Jadi saat kejadian korban ini bangun dan terjadi aksi pertahanan diri dari korban, sehingga korban mengalami luka sajam sebanyak 55 jaitan,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro usai mendatangi kediaman korban, Kamis (20/5).

Menurut Kapolresta Bogor Kota, dengan kejadian ini pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati lagi dengan aksi kriminal di wilayah mereka masing-masing. Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada warga Katulampa yang berperan aktif dalam hak kegiatan siskamling di wilayahnya.

Baca Juga  Kuli Panggul Tewas di Tempat Sampah

“Saya berterima kasih kegiatan siskamling di wilayah ini baik, sehingga adanya kejadian ini masyarakat bisa menangkap para pelaku dan menyerahkan kepada kepolisian,”ucap dia.

Untuk saat ini, ditambahkan Kapolresta Bogor Kota, ketiga pelaku sudah dalam proses penegakan hukum pihaknya.

“Satu pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara, dua pelaku lainnya sedang dalam pemeriksaan di Polsek Bogor Timur,”tandasnya.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan tindak kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Kali ini dilakukan tiga kawanan pencuri cilik berinisial AF (16), YH (16) dan MFR (21).

Ketiganya berhasil diamankan usai kepergok melancarkan aksinya di Kampung Katulampa, RT 01/19, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (20/9) dini hari.

Informasi yang dihimpun Metropolitan.id, aksi ini terjadi sekitar pukul 02:30 WIB. Di mana, para pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bogor dan Depok itu melancarkan aksinya dengan modus masuk secara diam-diam ke dalam rumah milik korban, Arief Ramadan Nur (16).

Baca Juga  Kenalkan Dua Jenis Kopi Baru

Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, untuk modus operandinya, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Pertama, pelaku YH dan AF masuk ke dalam pekarangan rumah korban. Kemudian menuju ke arah jendela rumah yang terbuka dan tidak terkunci.

Saat itu tersangka AF masuk ke dalam rumah dengan membawa senjata tajam jenis clurit, dan sempat mengambil barang milik korban berupa HP. Sedangkan tersangka YH menunggu sambil memegangi jendela dan tersangka lainnya MFR menunggu di pinggir jalan dengan motornya.

Pada saat tersangka AF masuk dalam kamar dan berhasil mengambil HP, perbuatan tersebut dipergoki oleh korban yang sedang tidur, spontan korban terbangun kemudian terjadi perlawanan antara korban dengan tersangka AF yang membawa clurit.

Baca Juga  Wali Kota BogorArahkan Pembangunan Berkonsep Keluarga

“Dalam perkelahian tersebut korban mengalami luka bacok dibeberapa bagian bahu kiri, tangan kiri, pipi dan pantat kiri karena terkena serangan pelaku,” kata Hida Tjahjono, Kamis (20/5).

Lanjut Hida, saat perkelahian antara pelaku dan korban, senjata tajam pelaku sempat terjatuh. Kesempatan itu dimanafaatkan korban untuk melawan pelaku, dengan mengambil senjata yang terjatuh hingga akhirnya pelaku AF mengalami luka bacok pada bagian punggung sebelah kiri dan pantat sebelah kiri.

Melihat dan mendengar perlawanan korban tersebut kemudian tersangka YH dan tersangka FR mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh oleh warga yang melaksanakan ronda malam. “Akhirnya ke tiga orang pelaku diamankan di Pos security Perumahan Bogor River Side,” jelas Hida.(rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *