Bagikan Makanan untuk Pengendara, RM Bumi Aki Sebar Karyawan di Gadog Puncak

by -

METROPOLITAN.id – Kebijakan Pemerintah terkait penyekatan bagi para pemudik ternyata berdampak pada para pengusaha yang bergerak di bidang pariwisata di Kabupaten Bogor.

Salah satu pengusaha restoran Bumi Aki yang berada di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Anisha Desiliana Resti mengungkapkan, akibat dampak pelarangan mudik hinhga di wilayah aglomerasi, okupansi kunjungan restoran menurun drastis.

Menurutnya, penurunan omset restoran terjadi hingg 93 persen. Padahal yang dilarang itu mudik, sedangkan untuk kunjungan wisata diharapkan diberikan kelonggaran bagi pengunjung.

“Dampaknya sangat besar kepada sektor restoran dengan adanya penyekatan jalur bagi pengunjung wisata. Okupansi juga menurun selama Ramadhan ini,” ungkap Anisha disela kegiatan pembagian takjil dan makanan menjelang berbuka puasa di kawasan Gadog, Minggu (9/5).

Baca Juga  Konvoi Sambil Acungkan Pedang, Remaja di Bogor Diringkus Warga Usai Terjatuh dari Motor

Anisha menjalaskan, Restoran Bumi Aki mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19. Sebagi pelaku usaha, tugas utamanya adalah mendukung pemerintah dan memastikan tidak menambah jumlah pengangguran dengan terus beradaptasi dengan situasi yang ada dan melakukan inovasi.

Karena okupansi menurun drastis, Bumi Aki akhirnya menurunkan karyawan-karyawannya untuk membagikan makanan khas Bumi Aki di setiap check point secara gratis.

“Kami menurunkan seluruh karyawan untuk membagikan makanan khas Bumi Aki disetiap check point. Hal itu dilakukan karena okupansi yang turun saat ini. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah soal larangan mudik, dan berharap pemerintah memberikan kebijakan kelonggaran bagi pengunjung yang akan berwisata atau mengunjungi restoran di kawasan Puncak,” harapnya.

Baca Juga  Minta Perbaikan Jalan, Angkot 09 Mogok

Kondisi ini pun mendapatkan perhatian dari Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistio. Menurutnya, alangkah baiknya pemerintah memberikan kelonggaran bagi para wisatawan yang akan mengunjungi Puncak.

“Kami mendukung program pemerintah dalam menangani dan menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dilakukan penyekatan bagi pemudik. Tetapi memang diseluruh hotel, restoran maupun tempat wisata di Kabupaten Bogor saat ini sudah menerapkan Prokes dan mengikuti aturan pemerintah,” katanya.

Budi juga mengapresiasi adanya peraturan mudik aglomerasi bagi Jabodetabek dalam suasana lebaran nanti, walaupun akhirnya di Kabupaten Bogor dilakukan pengetatan dan larangan mudik.

“Kita sudah senang dengan adanya aturan mudik aglomerasi, sehingga warga Jabodetabek diperbolehkan beraktifitas atau berkunjung ke tempat wisata di Kabupaten Bogor. Untuk itu, semoga ada kelonggaran yang diberikan pemerintah bagi para pelaku usaha hotel, restoran dan pariwisata,” harapnya. (dil/b/fin)

Baca Juga  Banyak Bangunan Uzur, Minta Pemkot Bogor Alokasikan Rp10 M Buat Perbaikan Gedung Sekolah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *