Bima Arya Murka Lihat Perlakuan Israel ke Palestina

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya usai menghadiri silaturrahmi Forkopimda dan alim ulama Kota Bogor di Paseban Sribima, Balai Kota Bogor, Senin (17/5). (Reza/Metropolitan.id)

METROPOLITAN.id – Wali Kota, Bogor Bima Arya mengaku geram atas kondisi Palestina yang kini terus diserang Israel. Apalagi, serangan yang dilakukan tentara zionis Israel itu menyebabkan korban tewas dari warga sipil.

“Kita semua marah dan geram atas apa yang terjadi disana, akan ketidakadilan yang dialami saudara-saudara disana, saya mengajak semua mendoakan (warga Palestina),” kata Bima Arya usai menghadiri silaturrahmi Forkopimda dan alim ulama Kota Bogor di Paseban Sribima, Balai Kota Bogor, Senin (17/5).

Menurutnya, Pemkot bersama para alim ulama dalam waktu dekat ini juga akan melakukan kegiatan berupa menunjukan dukungan doa kepada warga Palestina.

“Kita musyawarahkan bentuknya seperti apa, paling tidak untuk doa nanti kita lakukan sama-sama,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Bangun 50 Titik Wifi Gratis Dukung Pembelajaran Online

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kota Bogor, H Ade Sarmili menjelaskan, perkara yang tengah dihadapi warga Palestina itu bukan persoalan agama, melainkan perkara kemanusiaan. Karena, siapapun yang merasa punya hati kemanusiaan pasti merasakan bahwa itu tidak manusiawi. “Jadi kalau ditarik ke agama itu bukan milik satu agama melainkan semua yang bernama kemanusiaan,” katanya.

Kedua, sambungnya, sesama umat manusia perlu menggalang kepedulian dengan semampu yang di bisa, tidak hanya bentuk uang tapi bentuk moril atau spirit dorongan kepada warga dimanapun berada.

“Bagi mereka yang memiliki keluasan rezeki silahkan berdonasi, tetapi jangan salah donasinya, jangan kepada tempat dimana orang hanya bisa mencari uang tapi tidak bisa menyalurkan, cari lembaga yang amanah dan bisa menyerahkan amanah itu sampai kepada yang berhak menerimanya,” ucap dia.

Baca Juga  Pro Kontra Mobil Boleh Masuk Kebun Raya Bogor

Dalam kesempatan ini, Ketua DMI Kota Bogor ini juga mendukung langkah pemerintah yang sudah berupaya menggalang kekuatan, kebersamaan dan kesepahaman bahwa perbuatan yang dilakukan terhadap warga Palestina itu perbuatan penjajahan yang harus dihalyskan di muka bumi ini.

Untuk itu, pihaknya menyerahkan persoalan ini ke pemangku kebijakan dan kebajikan, yakni Pemerintah Indonesia agar melakukan semasif dan sebaik mungkin agar tidak ada lagi orang-orang yang tertindas di muka bumi ini, salah satunya warga Palestina.

“Wajib memberikan doa terhadap masyarakat yang sedang tertindas itu. Karena sekali lagi ini bukan perkara agama saja tetapi sudah masuk ke perkara kemanusiaan. Mari kita bantu doa bagi keselamatan warga Palestina,” tandasnya. (rez)

Baca Juga  Ganjil Genap Puncak Bogor Berpeluang Dipatenkan Tiap Akhir Pekan, Asalkan...

Leave a Reply

Your email address will not be published.