Bupati Bogor Didatangi KPK, Ada Apa?

by -

METROPOLITAN.id – Bupati Bogor Ade Yasin bersama jajarannya didatangi tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (25/5). Rupanya, kedatangan KPK ini untuk melakukan koordinasi, monitoring dan evaluasi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Bumi Tegar Beriman.

Kedatangan KPK diwakili Tim Pemberantasan Korupsi Wilayah II Jawa Barat. Mereka diterima langsung Bupati Bogor Ade Yasin yang didampingi Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto.

Bupati Bogor Ade Yasin ingin kolaborasi dengan Tim Pemberantasan Korupsi Wilayah II Jawa Barat dapat menciptakan sistem pemerintahan Kabupaten Bogor yang transparan, kondusif dan menciptakan budaya anti korupsi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  CPNS Baru Digaji Dulu Baru Kerja

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, untuk mendukung kolaborasi pencegahan korupsi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Kabupaten Bogor.

“Kami juga ingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Kabupaten Bogor tentang bahaya gratifikasi dan korupsi, salah satunya melalui surat edaran anti korupsi,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, beberapa upaya dilakukan Pemkab Bogor dalam pencegahan korupsi melalui pembenahan keuangan APBD.

“Pembenahan ini meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pendanaan barang dan jasa, pengelolaan aset, hingga pertanggungjawaban dan pelaporan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi Wilayah II Jabar, Dwi Aprilia Linda Astuti mengungkapkan, kegiatan program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kabupaten Bogor dilakukan untuk mengecek langsung upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Carvil Tabur Hadiah dan Diskon

Hal ini juga merupakan tindak lanjut penandatanganan komitmen bersama antara Bupati Bogor dengan KPK Wilayah II Jabar.

“Monev ini kami lakukan untuk memastikan sejauh mana upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Pemkab Bogor, karena pemberantasan korupsi ini tidak hanya tugas KPK, akan tetapi menjadi tanggung jawab setiap daerah untuk bersama-sama melakukan upaya pemberantasan korupsi secara terintegrasi,” ujar Dwi.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, sinergitas antara Pemkab Bogor, DPRD Kabupaten Bogor dan Tim KPK Wilayah II Jabar menjadi langkah kongkrit guna memberantas korupsi dan mendorong terwujudnya pemerintahan Kabupaten Bogor yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Kami memandang penting kerjasama antara KPK dan Pemkab Bogor. Kami dalam hal ini DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh langkah-langkah Pemkab Bogor untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi untuk menciptakan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Bogor,” tandas Rudy. (fin)

Baca Juga  PAC Gerindra Gencar Sosialisasi Tujuh Balon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *