Cegah Covid Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Tirta Pakuan Dites Rapid Antigen

by -
Perumda Tirta Pakuan melakukan tes rapid antigen kepada seluruh karyawan dan jajaran direksi demi cegah Covid-19 pasca libur lebaran lalu. (Ist)

METROPOLITAN.id – Tak kurang dari 438 karyawan beserta seluruh jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menjalani pemeriksaan rapid antigen, Rabu (19/5). Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 setelah cuti bersama lebaran.

Menurut Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan, Rivelino Rizki, tes rapid antigen kepada seluruh karyawan bertujuan diantaranya untuk antisipasi kemungkinan terdapat karyawan yang terpapar Covid-19 setelah libur Idul Fitri.

“Tapi kan sejak awal kami sudah menyarankan kepada karyawan untuk tidak mudik atau tidak keluar Kota Bogor. Hal itu sesuai kebijakan pemerintah,” katanya kepada awak media, Rabu (19/5).

Ia menambahkan, seluruh karyawan dengan jumlah 438 orang bersama tiga direksi yang dites rapid antigen. Untuk mencegah terjadinya penumpukan, kegiatan tersebut dibagi pelaksanaannya menjadi dua hari dan di dua tempat.

Baca Juga  Asyik Mandi, Santri di Bogor Hanyut Terseret Arus Sungai

Sebelumnya pada Selasa (18/5), tes rapid antigen dilakukan kepada 154 karyawan bagian transmisi dan distribusi, teknik dan umum dilaksanakan di kantor utama Perumda Tirta Pakuan dan 63 karyawan bagian produksi dilaksanakan di IPA Dekeng.

“Kemarin (18/5) di kantor Siliwangi ada 154 orang dengan menunjukkan hasil negatif semua. Sementara yang di Dekeng 63 orang dari hasil tes rapid antigen, ada satu reaktif yang ditindaklanjuti tes swab PCR hari ini. Sisanya dilaksanakan di sini,” ungkapnya.

Sementaran itu, Direktur Perumda Tirta Pakuan Rino Indira G menjelaskan bahwa pelaksanaan tes rapid dilakukan pada Selasa (18/5) dan Rabu (19/5).

Ia menegaskan bahwa tes Rapid Antigen ini sebagai ikhtiar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan pasca libur Idul Fitri lalu.

Baca Juga  20 Orang Daftar Jadi Bos Tirta Pakuan, Hanya 10 Orang Masuk Syarat Administrasi

Rino berharap seluruh jajaran direksi, manajemen hingga pegawai diberi kesehatan, sehingga tetap dapat menjalani seluruh aktivitas pelayanan seperti biasa.

“Untuk hasilnya, kita akan menunggu sampai semua dites. Jika ada yang reaktif, maka sesuai SOP yang ada adalah menjalani isolasi mandiri, atau ke tempat isolasi yang sudah disiapkan pemerintah setempat,” terang dia.

Dalam menjalani rutinitas sehari-hari, kata Rino, Perumda Tirta Pakuan sudah menerapkan aturan tetap menggunakan masker dalam setiap aktifitas, menjaga jarak, membersihkan fasilitas yang ada dengan desinfektan serta lainnya.

“Tak hanya pasca libur lebaran. Tapi, tes seperti ini rutin dilakukan untuk tetap mengetahui kondisi semua karyawan yang ada dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Rino.

Baca Juga  Kota Bogor Mulai Garap Pasar Tradisional Tanpa Kantong Plastik

Selain itu, sistem kerja Work From Home (WFH) juga tetap diberlakukan untuk karyawan tertentu, sehingga bisa mengurangi kepadatan karyawan di tempat kerjanya masing-masing.

“Meski bekerja di rumah tidak mengganggu pelayanan untuk pelanggan. Untuk pelanggan juga diberi kemudahan melalui sejumlah fasilitas secara online jika ingin membayar tagihan, atau untuk mencari informasi sehingga tidak usah repot-repot datang ke kantor kami,” tuntas Rino. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.