Cerita ABG Bogor Gagalkan Aksi 3 Pencuri Cilik, Rebutan Sajam, Sabet Pelaku Semampunya

by -

METROPOLITAN.id – Arief Ramadan Nur (20) menceritakan detik-detik kejadian aksi tindak pencurian yang dilakukan tiga kawanan pencuri cilik di kediamannya. Warga Kampung Katulampa, RT 01/19, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor itu merupakan korban sekaligus sosok yang berhasil menggagalkan aksi kejahatan tersebut.

Menurut Arief, saat kejadian ia tengah tertidur lelap di kediamannya. Namun, ia terbangun setelah mendengar ada suara yang mencurigakan di dalam rumahnya.

“Pas saya bangun dia (pelaku) langsung nyerang. Dia (pelaku) udah megang senjata tajam (sajam),” kata Arief saat didatangi Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di kediamannya, Kamis (20/5).

Arief pun menerima beberapa kali sabetan dari pelaku. Namun, meski dengan kondisi terluka, pelajar di Sekolah Alam Tanah Baru berupaya untuk merebut sajam dari tangan pelaku.

“Sempet rebutan. Terus barangnya jatuh. Saya ambil terus karena gelap saya sabet semampunya,” ucapnya. “Reflek aja melawan. Di kirain ga bawa apa-apa, soalnya ga kelihatan gelap,” sambung dia.

Baca Juga  Hati-hati! Perumahan Acropolis Cibinong Rawan Maling

Ditambahkannya, total keseluruhan pelaku ada tiga orang. Namun, yang masuk ke kediamannya hanya satu orang, yang berperan masuk dan mengambil handpone miliknya.

“Pelaku yang masuk rumah satu orang. Dua orangnya di luar,” ujar Arief.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan tindak kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Kali ini dilakukan tiga kawanan pencuri cilik berinisial AF (16), YH (16) dan MFR (21).

Ketiganya berhasil diamankan usai kepergok melancarkan aksinya di Kampung Katulampa, RT 01/19, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (20/9) dini hari.

Informasi yang dihimpun Metropolitan.id, aksi ini terjadi sekitar pukul 02:30 WIB. Di mana, para pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bogor dan Depok itu melancarkan aksinya dengan modus masuk secara diam-diam ke dalam rumah milik korban, Arief Ramadan Nur (16).

Baca Juga  Inikah Sosok Pembunuh Noven?

Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, untuk modus operandinya, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Pertama, pelaku YH dan AF masuk ke dalam pekarangan rumah korban. Kemudian menuju ke arah jendela rumah yang terbuka dan tidak terkunci.

Saat itu tersangka AF masuk ke dalam rumah dengan membawa senjata tajam jenis clurit, dan sempat mengambil barang milik korban berupa HP. Sedangkan tersangka YH menunggu sambil memegangi jendela dan tersangka lainnya MFR menunggu di pinggir jalan dengan motornya.

Pada saat tersangka AF masuk dalam kamar dan berhasil mengambil HP, perbuatan tersebut dipergoki oleh korban yang sedang tidur, spontan korban terbangun kemudian terjadi perlawanan antara korban dengan tersangka AF yang membawa clurit.

Baca Juga  Polresta Bogor Kota Terima Sumbangan Paket Sembako dari Dinas PUPR Untuk Peduli Isolasi Mandiri

“Dalam perkelahian tersebut korban mengalami luka bacok dibeberapa bagian bahu kiri, tangan kiri, pipi dan pantat kiri karena terkena serangan pelaku,” kata Hida Tjahjono, Kamis (20/5).

Lanjut Hida, saat perkelahian antara pelaku dan korban, senjata tajam pelaku sempat terjatuh. Kesempatan itu dimanafaatkan korban untuk melawan pelaku, dengan mengambil senjata yang terjatuh hingga akhirnya pelaku AF mengalami luka bacok pada bagian punggung sebelah kiri dan pantat sebelah kiri.

Melihat dan mendengar perlawanan korban tersebut kemudian tersangka YH dan tersangka FR mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh oleh warga yang melaksanakan ronda malam. “Akhirnya ke tiga orang pelaku diamankan di Pos security Perumahan Bogor River Side,” jelas Hida.(rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *