Chelsea Pecundangi Real Madrid 2-0!

by -

METROPOLITAN – Chelsea mengandaskan Real Madrid di semifinal Liga Champions. Kembali, Christian Pulisic jadi mimpi buruknya Los Blancos. Chelsea vs Real Mad­rid berlangsung di Stamford Bridge pada leg kedua semi­final Liga Champions, Kamis (6/5) dini hari WIB. The Blues sukses menang dengan skor 2-0, via Timo Werner dan Ma­son Mount di masing-masing babak.

Chelsea pun berhak melang­kah ke babak final Liga Cham­pions musim ini. Klub asal London itu mengantongi agregat 3-1. Christian Pulisic, penyerang sayap Chelsea, kembali jadi mimpi buruk buat Real Madrid. Walau se­benarnya, Pulisic baru bermain di menit ke-67 menggantikan Timo Werner.

Pulisic tetap mampu mem­berikan banyak ancaman. WhoScored mencatat, Pulisic melepas satu tembakan, satu sukses dribel, 73 persen um­pan sukses, dan mencetak assist buat golnya Mason Mount di menit ke-85. Dalam situasi serangan balik, Chris­tian Pulisic mendapat sodoran bola dari N’Golo Kante di dalam kotak penalti. Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois bergerak maju coba menutup ruang.

Baca Juga  Ini Kendala Madrid dalam Usaha Datangkan Hazard

Pulisic mengambil keputu­san yang cerdas. Pulisic tidak buru-buru melepas tembakan. Ia menguasai bola dan mem­buat Courtois bergerak ter­lalu maju. Hingga akhirnya, pemain berpaspor AS itu melepas umpan mendatar ke depan gawang dan mampu dimaksimalkan Mason Mount.

Di leg pertama, Christian Pulisic tampil starter dan tam­pil gahar. Satu gol bisa dike­masnya ke gawang Real Mad­rid. ”Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Manajer me­nyuruh saya masuk ke la­pangan dan melakukan apa yang saya bisa,” kata Pulisic seusai laga. ”Ya, saya kecewa karena tidak tampil dari awal. Namun, saya akan terus be­kerja keras untuk membuk­tikan diri,” tutupnya.

Sementara itu, Eden Hazard tak mampu berbuat banyak saat Real Madrid dikalahkan Chelsea di leg kedua semifinal Liga Champions. Namun, Zinedine Zidane punya alasan kenapa Hazard diturunkan.

Baca Juga  Adu Strategi!

Eden Hazard tampil sebagai starter dalam laga Chelsea vs Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions di Stamford Bridge. Madrid butuh keme­nangan usai ditahan imbang 1-1 di leg pertama. Namun, Hazard tak mampu berbuat banyak melawan mantan tim­nya itu. Selama 89 menit di atas lapangan, pemain asal Belgia itu hanya mampu me­lepaskan satu tembakan ke gawang dan bisa ditepis oleh kiper Chelsea, Edouard Men­dy.

Ini jadi kali kedua secara beruntun Eden Hazard main sebagai starter. Usai pulih dari cedera, pemain berusia 30 tahun itu sudah tampil dalam empat laga terakhir Madrid di semua kompetisi.

Zinedine Zidane menyatakan bahwa Eden Hazard memang harus dimainkan. Pelatih asal Prancis itu berharap Hazard bisa kembali percaya diri jika terus diberi kesempatan main. ”Dia perlu serangkaian pertan­dingan,” ujar Zidane seperti dilansir situs resmi klub.

Baca Juga  Usai Chelsea Dihajar Bayern, Lampard Bakal Depak 8 Pemain?

”Eden harus main, dia harus mengembalikan kepercayaan dirinya dan semua itu dengan tampil di pertandingan,” sam­bungnya. ”Ini adalah proses bertahap. Ini pertandingan keduanya secara beruntun dan kami harus memainkan­nya lagi,” kata Zidane.

Zinedine Zidane menegas­kan bahwa para pemain yang diturunkan dalam laga me­lawan Chelsea sudah fit. Me­ski demikian, Zidane menga­kui kalau Chelsea memang lebih bagus. ”Kami main di semifinal dan para pemain siap. Kalau mereka main, itu berarti mereka siap,” ucapnya.

”Chelsea main bagus dan lolos dan mereka layak di­beri selamat. Kami bisa bilang kalau mereka pantas menang. Kami mencoba, tapi pada akhirnya mereka pantas me­nang dan lolos,” kata Zidane. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.