Delapan Sopir Travel Gelap Diamankan

by -

METROPOLITAN – Polres Bogor berhasil menga­mankan delapan sopir travel gelap, berikut sem­bilan mobil yang nekat membawa pemudik. Ke­banyakan dari mereka diamankan saat melintas di Gadog menuju Jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, Kapolres Bogor, Dandim dan tim di delapan posko ini berhasil menangkap travel gelap dalam operasi pengetatan pramudik selama tiga hari dari 2–4 Mei 2021. Barang buktinya berupa kendaraan yang di­pakai mudik sudah diamankan Polres Bogor,” kata Bupati Bogor Ade Yasin saat konferensi pers di Mako Polres Bogor, Rabu (5/5).

Di tempat yang sama, Kapol­res Bogor AKBP Harun men­jelaskan sopir travel dan mo­bil yang ditahan terjaring dalam operasi gabungan pramudik. Dua mobil yang diamankan merupakan ken­daraan travel namun berope­rasi di luar trayek.

Baca Juga  Bawa Pemudik, 22 Travel Gelap Dicegat Polisi

“Ini hasil operasi gabungan pra-pelarangan mudik. Kita mendapati ada sembilan ken­daraan, dua kendaraan yang memang untuk travel namun trayeknya berbeda, masuknya penyalahgunaan trayek. Sisanya kendaraan pribadi,” kata Harun seraya menutur­kan bahwa mereka umumnya akan mudik ke wilayah Ciamis dan Cilacap. Penumpangnya sendiri kebanyakan berasal dari Depok.

Mereka mulanya sempat me­nempuh jalur Karawang. Namun, karena di sana juga diberlakukan penyekatan besar-besaran, sang sopir memutar rute dan mencoba jalur-jalur lain hingga akhirnya tertahan di Kabupaten Bogor.

“Rata-rata tujuannya ke Cia­mis dan Cilacap. Jadi operasi ini kita laksanakan di daerah Gadog. Kita tangkap malam hari. Operasi gabungan kita selalu kita laksanakan dari pagi sampai malam. Kebetu­lan kita tangkap di Gadog malam hari,” ungkapnya.

Baca Juga  Bawa Pemudik, 22 Travel Gelap Dicegat Polisi

Selain di Gadog, operasi ini juga dilakukan di delapan pos penyekatan di wilayah-wilay­ah perbatasan. Operasi ber­langsung selama 24 jam untuk memastikan tak ada pemudik bandel yang bisa masuk Ka­bupaten Bogor.

“Operasi ini kita laksanakan juga di delapan pos sekat pagi, siang, malam, 24 jam kita lakukan pengecekan dan satu pos pengamanan di Ga­dog. Ini keseriusan dari kami, tim Satgas Covid Kabupaten Bogor dalam menindaklanj­uti perintah pusat terkait dengan peniadaan mudik. Jadi jangan sekali-kali masuk Kabupaten Bogor, karena akan kita lakukan operasi,” tegasnya.

Atas perbuatannya, lanjutnya, sopir travel gelap yang terja­ring operasi akan diberi sank­si tilang. Pihaknya akan meng­gunakan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Ang­kutan Jalan.

Baca Juga  Bawa Pemudik, 22 Travel Gelap Dicegat Polisi

“Kita lakukan penilangan dengan kita masukkan juga pelanggaran Pasal 308 UU 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan hukuman pidana maksimal dua bulan. Itu yang akan kita kenakan,” imbuhnya.

Untuk kendaraan yang dia­mankan, baru bisa dibawa pemiliknya setelah operasi pengetatan larangan mudik selesai. Sedangkan, pemudik yang menggunakan jasa travel tersebut langsung diperkenan­kan pulang setelah selesai didata.

“Untuk para pelanggar, sank­si yang kita berikan, kendar­aan kita amankan di polres sampai nanti bisa diambil setelah selesai operasi. Ke­mudian untuk penumpangnya, kita perkenankan untuk kem­bali ke asal masing-masing,” pungkasnya. (dil/c/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *