Disuruh Ngirit Malah Buang Duit

by -

Di tengah kondisi pandemi yang tak kunjung usai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah gencar menghemat anggaran. Namun tidak dengan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Inspektorat. SKPD itu malah asyik melelang belanja modal kendaraan dinas perorangan dengan nilai cukup fantastis.

BERDASARKAN laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bogor, Inspektorat melelang dua proyek pengadaan ken­daraan dinas, di mana lelang pertama dengan nama paket Belanja Modal Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan memiliki pagu anggaran Rp265 juta. Sedangkan lelang kedua memiliki nama paket Belan­ja Modal Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan memi­liki pagu anggaran Rp1,3 mi­liar.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Heri Aristandi, mengaku ter­kejut dengan nominal lelang proyek ini. ”Iya yang jadi per­tanyaan sekarang kenapa nilainya sampai Rp1,3 miliar, itu belanja kendaraan apa dan berapa banyak,” terang Heri kepada Metropolitan, Selasa (4/5).

Saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021, Heri mengaku memang ada pengajuan pem­belian kendaraan dinas untuk menunjang kinerja para In­spektorat. Sebab, tahun ini selain melakukan pengawasan kepada Satuan Kerja Perang­kat Daerah (SKPD), Inspek­torat juga melakukan penga­wasan terhadap 418 desa dan 19 kelurahan. ”Tapi saat pem­bahasan itu tidak ada pem­bahasan angka setahu saya,” jelas Heri.

Atas lelang ini, Heri akan mencoba mencari informasi lebih lanjut kepada Inspek­torat Kabupaten Bogor. Sebab, memang perlu ada efisiensi anggaran, sehingga ada baiknya lelang kendaraan dinas tidak sebesar yang saat ini dilelangkan. Berdasarkan laman LPSE Kabupaten Bogor, lelang ini akan ditutup tepat hari ini. ”Nanti coba saya ta­nya ke Inspektorat kenapa bisa sampai segitu nilainya,” ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) melalui Kasubbag Pembinaan dan Advokasi, Warman. Ia mengatakan, pro­ses lelang kendaraan dinas yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Bogor saat ini tengah memasuki masa ung­gah dokumen penawaran yang dijadwalkan selesai pada 6 Mei.

Menurutnya, proses tender yang terbagi menjadi dua proyek ini memiliki tujuan yang sama, yakni pengadaan kendaraan dinas. Dari total pagu anggaran Rp1,5 miliar, diketahui Inspektorat mela­kukan pengadaan untuk enam unit kendaraan berupa mobil. ”Jadi memang dari sananya dibagi dua tender dan dua-duanya itu pengadaan mobil. Kalau ditotal ada enam ken­daraan,” ujar Warman kepada Metropolitan, Selasa (4/5).

Warman menjelaskan, ma­sing-masing kendaraan me­miliki nilai rata-rata Rp250 juta. Sedangkan untuk target selesainya lelang ini diperki­rakan pada 31 Mei. Semen­tara hingga berita ini diturun­kan, Metropolitan belum mendapatkan keterangan dari Inspektorat Kabupaten Bogor soal adanya lelang ini.(dil/c/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.