DPUPR Kota Bogor Luncurkan DGIS, Permudah Pembangunan Lewat Aplikasi

by -

METROPOLITAN.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor meluncurkan aplikasi integrasi, kolaborasi, akselerasi penggunaan aplikasi dron dan GIS (Interaksi DGIS). Kegiatan ini berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (19/5).

Adapun aplikasi ini diklaim dapat mengintegrasikan kegiatan antara bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, termasuk organisasi perangkat daerah Kota Bogor yang dapat memudahkan pekerjaan kontruksi dan sebagainya.

“Karena sejak 2017, Dinas Binamarga berubah berdasarkan Permendagri nomor 106 menjadi PUPR, bagaimana mengintegrasikan secara internal antara tataruang dan pekerjaan umum,” kata Kepala Seksi Tataruang dan Jasa Kontruksi di DPUPR Kota Bogor, Latif Priyadi.

Menurutnya, inovasi aplikasi drone dan GIS yang diinisiasinya dapat memudahkan pekerjaan PUPR untuk mengetahui topografi, kontur tanah, sehingga memperkuat kebutuhan perencanaan dalam satu kegiatan.

Baca Juga  Waduh! Puluhan Baut di Jembatan Sempur Hilang, Masih Digunakan tapi Kondisinya Mengkhawatirkan

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat memanfaatkan untuk melihat rute sampah dan memantau tempat pembuangan sampah (TPS).

Kemudian, Dinas Perumahan dan Pemukiman dapat memantaatkan untuk ruang terbuka hijau, dan prasarana utilitas umum (PSU), serta Perumda PDAM dapat memanfaatkan untuk melihat jaringan pipa. “PUPR sendiri sudah memiliki studio yang lengkap,” ucapnya.

Untuk menunjang pekerjaan, Dinas PUPR memiliki tiga drone penunjang, dua berukurang yang standar dan satu unit yang besar. “Aplikasi ini sudah diluncurkan di internal dinas. Jadi sudah berjalan,” imbuh dia.

Latif menjelaskan, beberapa pembangunan infrastruktur di Kota Bogor sudah memanfaatkan teknologi pencitraan tersebut untuk menguatkan perencanaan teknis.

Diantaranya, pembangunan jalan Bogor Inner Ring Road (BIRR), jembatan Otista, Ruas Jalan Suryakencana, hingga Jalan RE Martadinata.

Baca Juga  Semalaman, Komplotan Begal Sadis Sentul Dapat 3 Korban Berbeda, Tukang Pecel Lele Ikut Jadi Korban

“Rata-rata pengalamannya akurat. Kedepan aplikasi ini bisa juga digunakan pelaksanaan dan pengawasan,” tandasnya.(rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.