Halal Bihalal di tengah Pandemi, Ini Pesan Bupati Bogor untuk Pejabatnya

by -
Bupati Bogor Ade Yasin menyalami Direktur Utama BPR Parungpanjang Asep Dadan Suryadarma saat halal bihalal usai apel bersama ASN dan pejabat di halaman kantor Bupati Bogor, Senin (17/5). (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Bupati Bogor Ade Yasin memimpin apel perdana usai libur Lebaran di halaman kantor Bupati Bogor, Senin (17/5) pagi. Usai apel, ia menyempatkan halal bihalal bersama para pejabat yang mengikuti apel.

Apel ini diikuti  ASN, pejabat BUMD dan pimpinan istansi lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Tak seperti Lebaran-lebaran sebelumnya, halal bihalal kali ini dilakukan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Ade Yasin juga menyalami satu per satu pejabat yang masih berdiri di barisan didampingi Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

“Kalau biasanya saya yang didatangi untuk salaman, kali ini biar saya yang berkeliling satu per satu. Jadi tidak ada kerumunan,” kata Bupati Ade Yasin.

Baca Juga  Ini Sejumlah Temuan BPK dalam Laporan Keuangan Pemkab Bogor

Saat apel, Ade Yasin memberi beberapa arahan. Di antaranya, ia meminta para ASN di instansinya masing-masing untuk tidak menggelar silaturahmi massal. Tujuannya, mencegah munculnya klaster kantor usai libur Lebaran.

“Untuk silaturahmi saya minta juga tidak dilakukan berkerumun. Di tiap dinas biasanya ada silaturahmi dan bentuknya makan-makan. Kali ini cukup silaturahmi tanpa menyentuh tangan dan melepas masker. Karena di Jakarta klaster kantor sudah luar biasa. Habis lebaran ini klaster kantor yang harus diantisipasi. Di beberapa wilayah juga lonjakan kasus covid cukup tinggi, mudah-mudahan kita di Jabar bisa terkendali,” pintanya.

Tak kalah penting, Ade Yasin meminta seluruh jajaranannya untuk produktif usai libur Lebaran. Banyak target yang harus dicapai, khususnya dalam upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Waspada! Kelelawar dan Tikus Bisa Sebarkan Virus Zoonosis

“Jajaran pemda harus produktif usai libur Lebaran. Pemulihan ekonomi juga harus dikebut. Jangan bersantai-santai, tingkatkat kinerja. Mentalitas juga harus dibangun,” tegas Ade Yasin.

Selain itu, ia meminta instansi terkait untuk membuat persiapan yang matang terkait program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang dicanangkan Pemkab Bogor, mulai dari pengawasan, pelaksanaan hingga pelaporan. Perangkat daerah dan camat juga diminta mengecek kedisiplinan para ASN dan segera melaporkannya.

“Maksimalkan koordinasi pengawasan dan pengendalian berbagai program pancakarsa oleh setda, seperti target penyelesaian kelas rusak, insentif PAUD, guru madrasah, program beasiswa Pancakarsa, memaksimalkan Bogor Career Center untuk menyerap tenaga kerja dan pengurangan pengangguran dampak pandemi, percepatan penataan Cibinong Raya, jembatan rawayan, dan program prioritas lainnya,” tandas Ade Yasin. (fin)

Baca Juga  Ade Yasin Libatkan Universitas Djuanda Benahi Simpang Ciawi

Leave a Reply

Your email address will not be published.