Kota Bogor Bina Kelompok Tani Genjot Ekspor Tanaman Hias

by -
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat menyambangi Pasar Tanaman Hias Minaqu BNR Kota Bogor, belum lama ini. (Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kota Bogor tengah mengembangkan sayap dalam upaya mengekspor tanaman hias ke mancanegara. Ratusan kelompok tani se-Kota Bogor pun dilibatkan untuk berkontribusi demi mengembangkan perekonomian dari sektor ekspor tanaman hias.

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan Hortikultura dan Perlindungan Tanaman pada DKPP Kota Bogor Uri Oktaria Utari menuturkan, saat ini Kota Bogor belum mempunyai Kelompok Tani Kota Bogor untuk program ekspor tanaman hias.

Saat ini, Kota Bogor punya eksportir tanaman hias yakni CV Minaqu yang berlokasi di Bogor Nirwana Residence (BNR).

“Nah CV Minaqu ini nantinya akan membina dan mendampingi kelompok tani tanaman hias di Kota Bogor,” katanya.

Nantinya, sambung dia, CV Minaqu akan memberi bantuan berupa bibit tanaman hias yang berorientasi ekspor kepada kelompok tani Kota Bogor. Kemudian nanti dapat dibesarkan dan kemudian dibeli kembali oleh CV Minaqu untuk diekspor.

Baca Juga  Makin Ngeri, Sehari Nambah 168 Kasus Covid-19 di Kota Bogor

“Rencana kelompok tani yang akan dibina masih dalam pendataan. Diantaranya Kelompok Tani Macodes, Sugih Mukti, Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Bulan,” ujarnya.

“Sedangkan untuk benih sayur kita belum ada. Dan waktu acara dihadiri pak Mentan saat meluncurkan tanaman hias ekspor, benih sayurnya belum,” tukas Uri.

Beberapa waktu lalu, florikultura atau tanaman hias asal Kota Bogor dari Pasar Tanaman Hias di Minaqu BNR diekspor ke mancanegara dan dilepas langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ekspor tersebut dilakukan dengan tujuan ke beberapa negara. Sebut saja Kanada, Inggris, Norwegia, Polandia, Jerman, Perancis, Rusia, Belanda, Amerika Serikat, Mesir, Nigeria, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, India, Hong Kong dan Selandia Baru

Baca Juga  Tahun Ini, Kota Bogor Dijatah DAK Rp20 M buat Infrastruktur Jalan dan Pedestrian

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menuturkan, tak kurang 100 petani tanaman hias plasma binaan Pemkot Bogor yang berkontribusi dalam komoditi florikultura yang diekspor ke mancanegara saat ini.

“Mudah – mudahan hal ini dapat terus dikembangkan dan diikuti oleh petani lain. Hal ini sangat memungkinkan dilaksanakan di area perkotaan, karena lahan yang dibutuhkan relatif kecil,” kata Dedie.

Ke depan, masalah permodalan pun dapat dibantu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan. Seperti Bank BNI yang juga sebagai institusi keuangan yang mendukung ekspor komoditas tanaman hias ini. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.