Kota Bogor Klaim Covid-19 Klaster Pusat Perbelanjaan Dibawah 1 Persen

by -
Kepala Diskop UKM-Dagin Kota Bogor Ganjar Gunawan.

METROPOLITAN.id –Beberapa hari terakhir atau menjelang Hari Raya Idul Fitri, pusat perbelanjaan di Kota Bogor terus mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

Meski begitu, Kota Bogor mengklaim kasus Covid-19 dari klaster pusat perbelanjaan hanya 0,23 persen atau dibawah 1 persen.

Pekan belanja jelang Idul Fitri sendiri diprediksi akan berakhir Minggu (9/4). Sehingga jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional pu. diperkirakan akan kembali menurun.

Berdasarkan pantauan Metropolitan.id, salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor, mall Lippo Plaza Ekalokasari, tidak mengalami lonjakan pengunjung yang sangat signifikan.

Meski masih ada masyarakat yang berbelanja kebutuhan untuk perayaan hari raya Idul Fitri, namun tidak terjadi penumpukan atau antrean di dalam mal. H itu diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kota Bogor Ganjar Gunawan.

Baca Juga  Akses ke Puncak Bogor Bakal Dibatasi, Warga Jakarta Diminta di Rumah Aja

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan rapat terakhir Satgas Covid-19, data menunjukkan penularan yang terjadi dari pusat perbelanjaan masih dibawah satu persen.

“Jadi kalau hitung-hitungan data, klaster paling tinggi masih klaster rumah tangga. Kemudin klaster luar kota. Untuk klaster perbelanjaan masih di 0,23 persen dari kasus terpapar,” kata Ganjar.

Hal itu pun disebut sebagai kabar baik bagi para pengelola pusat perbelanjaan dan pasar. Namun ia mengingatkan agar para pengelola tidak abai dan lalai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ada.

Sebab, penularan tidak hanya terjadi dari manusia ke manusia, tetapi bisa melalui manusia ke barang lalu ke manusia lainnya.

Terlebih masyarakat yang berbelanja sudah pasti memegang-megang barang di pusat perbelanjaan.

Baca Juga  Ahok Langsung Diserbu Warga DKI Saat Mulai Ngantor Lagi

“Sesuai perintah kita akan tetap lakukan monitoring pantauan pusat perbelanjaan termasuk di psar tradisional kita koordinasi dengan perumda pasar,” tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan desinfektan setelah memegang barang di pusat perbelanjaan dan pasar agar tidak tertular.

“Setelah menggunakan desinfektan, jangan memegang bibir, mata dan hidung. Serta selalu gunakan masker dan jaga jarak,” pungkasnya. (dil/b/ryn)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *