Melongok Kondisi Jalan Batas Desa Cipayung-Cipayunggirang, Tak Pernah Tersentuh Program Pembangunan Pemerintah Desa

by -

Lempar tanggung jawab biasanya selalu terjadi pada kondisi di jalan batas. Hal itu terjadi pada jalan perbatasan Desa Cipayung dan Cipayunggirang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang kondisinya memprihatinkan.

SELAIN berlubang, seba­gian kondisinya sudah tidak mulus alias kerusakan di sana-sini. Parahnya, dari in­formasi yang berhasil dihim­pun, jalan perbatasan dua desa itu tidak pernah tersen­tuh program pembangunan dua pemerintah desa tersebut.

Yuda, salah seorang tukang ojek di pangkalan jalan ter­sebut, mengatakan bahwa kerusakan jalan itu di sini memang terus terjadi. ”Suka ada perbaikan dari Hotel Gu­milang, tapi kualitasnya tidak lama. Hanya hitungan bulan sudah rusak lagi,” ujar Yuda kepada wartawan, kemarin.

Baca Juga  Sarapan Singkong Rebus Setiap Hari

Bahkan, tuturnya, pembangu­nan jalan oleh pemerintah desa sama sekali tidak pernah ada. Padahal, jalan tersebut menjadi jalan penghubung Desa Cipayunggirang, Cipay­ung, hingga Desa Kopo, Ke­camatan Cisarua. Parahnya lagi, jalan itu tidak masuk pengajuan pembangunan in­frastruktur yang dibiayai pro­gram Satu Miliar Satu Desa (Samisade). Hal itu terlihat dari data Samisade yang ada di Kecamatan Megamendung.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Cipayung Cacu Budiawan mengaku akan memasukkan perbaikan jalan tersebut pada rencana pembangunan 2022 mendatang. ”Kalau me­lihat lokasi jalan, itu seharus­nya menjadi tanggung jawab dua desa. Tapi saya akan per­baiki di tahun depan,”ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipayung Girang Sri Budi Sayekti belum bisa dikonfir­masi terkait hal ini. (nto/b/ suf/run)

Baca Juga  Satu Seragam Sekolah Untuk Sepekan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *