Ribuan Guru di Tangerang Belum Divaksin

by -
Ilustrasi

METROPOLITAN – Pemerin­tah Kota (Pemkot) Tangerang hampir menyelesaikan pelaks­anaan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan guru atau te­naga pendidik jelang rencana dibukanya kembali Pembe­lajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021. Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang, para guru yang belum divak­sin masih sekitar 10 persen hingga 20 persen dari jumlah sasaran.

“Sudah 80 persen sampai 90 persen guru di Kota Tangerang telah melakukan vaksinasi yang difasilitasi Dinas Kese­hatan Kota Tangerang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, dalam keterangannya, Rabu (26/5).

Data Pemkot Tangerang menunjukkan jumlah guru, termasuk tenaga pendidik pada Kementerian Agama serta dosen perguruan tinggi yang menjadi sasaran vaksi­nasi Covid-19 berjumlah 20 ribu orang. Artinya, hingga saat ini total guru yang belum menjalani vaksinasi sekitar 2.000 hingga 4.000 orang.

Selain menggencarkan vaksi­nasi, dalam menyongsong kegiatan PTM pada perteng­ahan 2021 ini, pihaknya juga tengah mematangkan kesia­pan infrastruktur. Di antaranya ketersediaan sanitizer, disin­fektan serta ruang belajar dengan aturan 50 persen dari kapasitas. Selain itu, juga kesiapan skema bergiliran bagi peserta didik masih da­lam pembahasan.

Baca Juga  1.099 Guru di Jabar Berebut 213 Kursi Kepsek

Jika pelaksanaan vaksinasi serta kesiapan infrastruktur rampung, maka langkah rea­lisasi kegiatan PTM selanjut­nya akan melihat kondisi zona sebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

“Saat ini Kota Tangerang masih masuk zona oranye, baru 30 kelurahan dari 104 kelurahan yang masuk dalam zona hijau. Ketika nanti sudah zona hijau dan pimpinan (wali kota Tangerang dan gu­bernur Banten) sudah mengi­zinkan, kita akan lakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, meminta para guru yang be­lum divaksin segera melaku­kan vaksinasi. Dia menyebut­kan Pemkot Tangerang be­rencana melakukan vaksi­nasi Covid-19 kepada para guru secara door to door untuk segera merealisasikan total guru yang disasar untuk disuntik vaksin.

Baca Juga  Ini Sanksi Bagi Guru Ogah Dirotasi

“Saya imbau para guru, baik aktif maupun yang telah pur­na bakti atau lansia, agar se­gera melakukan vaksinasi. Rencananya dilaksanakan door to door sesuai data yang dimiliki puskesmas atau bisa langsung datang ke puskesmas terdekat,” katanya dalam agenda halal bihalal virtual Persatuan Guru Republik In­donesia (PGRI), kemarin.

Arief mengungkapkan, Pem­kot Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang tengah melakukan testing secara masif pasca libur pan­jang Lebaran 1442 Hijriah/2021 Masehi. Dia menyerukan agar para guru atau tenaga pendi­dik untuk bisa melakukan testing di sejumlah lokasi yang telah dijadwalkan.

“Agar para guru bisa mela­kukan pengecekan minimal swab antigen atau GeNose agar mengetahui kondisi kese­hatannya. Tentu ini menjadi ikhtiar kami dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang,” ujar Arief.

Baca Juga  Hiks... Pelanggar Ganjil-Genap bakal Ditilang

Dia menambahkan, para tenaga pendidik diharapkan dapat terus menyosialisasikan protokol kesehatan, baik di dalam rumah maupun di luar rumah kepada para siswa dalam rangka persiapan men­ghadapi proses PTM. “Jika memungkinkan dan bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka, saya minta mulai sekarang tenaga pengajar kembali menyosialisasikan siswa soal penerapan protokol kesehatan yang baik dan be­nar,” harapnya.(rep/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *