Tirta Pakuan Full Team Percepatan Normalisasi, Armada Tangki Terus Ditambah

by -

Perumda Tirta Pakuan terus mempercepat proses pemulihan jaringan di zona 1 setelah perbaikan pipa bocor ACP 21” di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Kecamatan Caringin, Rabu (19/5). Tirta Pakuan mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki sebagai ikhtiar mempercepat pemulihan layanan.

MANAJER Humas dan Pe­layanan Pelanggan, Perumda Tirta Pakuan, Sonny Hendar­wan, menjelaskan, normali­sasi pipa untuk pelanggan di zona 1 sedang dipercepat. ”Kami sampaikan permoho­nan maaf kepada pelanggan zona 1 yang saat ini menga­lami gangguan pelayanan air bersih Tirta Pakuan. Dipa­hami benar apa yang dirasa­kan dan dialami bapak ibu yang sangat membutuhkan pasokan air bersih. Kami se­dang berupaya mempercepat proses normalisasi pengaliran pasca perbaikan pipa bocor 21 inch di daerah Caringin,” paparnya.

Semua tim, sambung Sonny, langsung turun ke lapangan untuk mengupayakan perce­patan perbaikan. Bahkan, banyak pertanyaan yang sam­pai kepada pihaknya kapan air bisa mengalir lagi. “Per­baikan pipanya sudah selesai kemarin, kok sampai sekarang belum ngalir lagi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, sistem pelayanan teknis air bersih berbeda dengan listrik. Kalau listrik ketika perbaikan selesai, dalam hitungan menit semua rumah sudah bisa nyala, ber­beda dengan air bersih.

Baca Juga  Perumda AM Tirta Pakuan Terus Melayani Calon Pelanggan, Daftar Pelanggan via Online

“Ketika pekerjaan perbaikan selesai, air tidak langsung bisa mengalir ke rumah, harus membuka pasokan air dari sumber atau reservoir, mengi­si pipa yang kosong, buang udara yang terjebak dalam pipa dan sebagainya serta bisa berjam-jam atau berha­ri-hari,” papar Sonny.

Khusus zona 1 situasinya jauh lebih sulit, karena kontur tanah yang berbukit-bukit, sehingga petugas harus ber­jibaku dengan medan cukup berat. Petugas harus berkeli­ling 24 jam dari satu titik ke titik lain hingga air benar-benar mengalir ke rumah pelanggan.

”Apakah selama proses nor­malisasi air benar-benar mati, tentu tidak. Air tetap ada ke rumah pelanggan, hanya belum normal, nyala beber­apa jam, mati lagi beberapa jam. Begitu terus hingga pa­sokan benar-benar kembali pulih. Kami menyediakan tangki air gratis untuk mem­bantu kebutuhan air bersih pelanggan zona 1 secara gra­tis,” ujarnya.

Sejak kemarin sore, Perum­da Tirta Pakuan telah berko­ordinasi dengan perumda lain untuk peminjaman beberapa tangki air. Harapannya paso­kan ke pelanggan akan lebih maksimal. Saat ini total ar­mada tangki ada enam tang­ki besar dan satu tangki kecil. Semuanya melayani lokasi-lokasi terdampak, seperti Kampung Cimanengah, Ker­tamaya, Dekeng, BNR Cipaku, Royal Tajur, Teras Hijau, Perum Unitex, Muarasari dan Gen­teng. “Silakan pelanggan menghubungi call center kami di nomor 0251-8324111 untuk pemesanan tangki atau hubungi ke akun Instagram Perumda Tirta Pakuan,” pe­sannya.

Baca Juga  Bima Arya Segera 'Interogasi' Calon Direksi Tirta Pakuan

Sedangkan Dirut Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, menambahkan, jika proses perbaikan ini telah dimulai sejak minggu lalu dan kon­disi bocor yang telah terjadi sejak lama mengakibatkan pelayanan di zona 1 sudah lama kurang optimal.

”Untuk itu kita perbaiki se­gera. Proses perbaikan fisik telah selesai saat ini sedang proses pemulihan sedang berlangsung. Kami turunkan armada mobil tangki seba­nyak 6 unit dan akan terus ditambah. Petugas lapangan di turunkan full tim untuk percepatan pemulihan. Kita ikhtiar terbaik yang bisa kita lakukan,” ungkap Rino.

Terpisah, Dirtek Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf, menambahkan, jika recovery zona 1 cukup lama, bisa em­pat sampai tujuh hari baru bisa normal kembali penga­lirannya. Pengalaman bebe­rapa tahun lalu saat pipa di jalur Bocimi bocor saat itu recovery cukup lama. Saat ini pihaknya memiliki resevoir Rancamaya, setelah dicek tadi cukup penuh levelnya ketinggian airnya. Ini bisa membantu pemenuhan ke­butuhan air Sementara bagi pelanggan zona 1.

Baca Juga  Perumda AM Tirta Pakuan dan PT Adhi Karya Gelar Pertemuan, Bahas Antisipatif Kebocoran Pipa di Area Double Track

”Untuk penutupan aliran air dilakukan pukul 08:00 WIB. Mudah-mudahan ini selesai tertangani. Bisa dibuka cepat kembali hingga recovery tidak terlalu lama. Untuk pipa besar stok masih ada yang lama, pada saat bulan Ramadan aksesoris sudah siap semua. Tinggal diperhitungkan wak­tu pengerjaan saja,” tandasnya.

Ardani menekankan, untuk bocor besar tercatat ada 14 titik yang sudah terselesaikan sisanya bocor kecil. Ini juga perlu kerja sama subdepar­temen kebocoran dan sub­departemen pengaliran yang harus bersinergi artinya penutupan dan pembukaan harus dikomunikasikan. ”Ya, mudah-mudahan cepat tera­lirkan kembali untuk zona 1. Kami mohon doa dan du­kungan masyarakat,” pung­kasnya. (*/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.