Vaksinasi Massal Kota Bogor Dihentikan

by -
ILUSTRASI VAKSIN (Foto:Rivaldy/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghentikan sementara program vaksinasi massal di wilayahnya. Hal ini dipastikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Menurutnya, penghentian vaksinasi massal dengan target 1.000 hingga 2.000 orang lantaran dibutuhkan banyak orang, selain itu tempat operasional dilakukannya vaksinasi massal libur.

“Untuk seminggu ke depan vaksinasi massal kita off dulu, kita mulai lagi nanti setelah Lebaran. Tetapi di fasilitas kesehatan, di 25 Puskesmas, 21 rumah sakit buka tiap hari dengan sasaran 100 orang per hari masih dilakukan,” kata Retno.

Dijelaskannya, untuk pelaksaan vaskinasi tahap dua dengan kategori pelayan publik sudah 80 persen. Kemudian untuk kategori lanjut usia sudah 37 persen.

Baca Juga  Hibah buat Resto dan Hotel di Kota Bogor Turun, Sudah Terserap Rp22 M

Adapun jumlahnya masih di bawah 50 persen untuk vaksinasi lansia.Meski demikian, Retno menyebut angka itu tertinggi di kota/kabupaten se-Jawa Barat yang rata-rata masih di bawah 30 persen.

“Pencapaian 37 persen tapi itu termasuk paling tinggi di Jawa Barat dibandingkan kota-kota atau wilayah lain,” papar Retno.

Sedangkan, untuk vaksinasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah-sekolah se-Kota Bogor sudah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap.

Sebanyak sekitar 3.000 guru pada pekan lalu sudah menerima vaksin di pusat perbelanjaan di Boxies 123 Mall dan Lippo Plaza Ekalokasari.

“Jadi memang belum semuanya datang sesuai yang kita jadwalkan, jadi 90 persen sudah vaksin dosis pertama. Yang 80 persen itu sudah selesai dosis pertama dosis kedua,” pungkasnya.(rez)

Baca Juga  Di Tengah Isu Reshuffle, Jokowi juga Panggil Bima Arya

Leave a Reply

Your email address will not be published.