Video Pengusiran Jamaah Bermasker Jadi Viral di Medsos

by -

METROPOLITAN – Sebuah video memperlihatkan seorang warga terlibat cekcok dengan tiga pria yang mengatasna­makan pengurus Masjid Al Amanah di Harapan Indah, Bekasi, viral di media sosial (medsos). Perdebatan terjadi karena pengurus masjid me­larang seorang warga yang hendak salat memakai masker.

Salah seorang pria dalam video itu diketahui bernama Ustadz Abdurohman. Ia me­larang warga salat di masjid memakai masker. Ia juga me­minta warga itu segera pergi. Warga tersebut terus beru­saha menolak usiran pengu­rus masjid. Ia beralasan hanya mengikuti anjuran pemerin­tah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Perdebatan alot pun terjadi. Ustadz Abdurohman bahkan sempat mengutip Surat Ali Imran ayat 96 dan 97 dalam Alquran sebagai dasar melarang warga salat memakai masker. Namun, kedua ayat itu tidak ada yang berkaitan dengan larangan memakai masker saat salat. Ayat 96 berkaitan dengan pembangunan awal Baitullah di Makkah, Arab Saudi. Se­dangkan ayat 97 berkaitan dengan kewajiban ibadah haji bagi warga mampu.

Baca Juga  Maafin Saya Pak, Saya Minta Maaf...

Kapolsek Medan Satria, Kompol Agus Rahmat, mem­benarkan adanya cekcok warga dengan pengurus ma­sjid gara-gara memakai mas­ker saat salat. Peristiwa itu terjadi pada 27 April 2021. “Itu betul, begitu ada laporan saya langsung ke sana,” kata Agus, kemarin.

Kedatangan petugas ini un­tuk menengahi konflik yang terjadi supaya diselesaikan baik-baik. “Setelah salat Ta­rawih dia langsung datang ke polsek. Saat itu kami media­si langsung,” jelasnya.

Menurut Agus, peristiwa semacam ini sebelumnya pernah terjadi di Masjid Al Amanah. Polisi juga pernah memberikan pemahaman kepada pengurus masjid ter­kait kondisi pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia.

“Dia itu punya keyakinan, ada hadist bahwa di masjid tidak boleh menggunakan masker seperti itu dan itu se­telah kita kasih pemahaman sempat ada perubahan, terus ada kejadian kemarin saya kaget juga,” pungkasnya. (rbk/ els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *