1.271 Pegawai KPK Terpaksa Ikuti Pelantikan Jadi ASN

by -
METROPOLITAN.id – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) mengaku terpaksa mengikuti pelantikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelantikan pegawai KPK diikuti oleh 1.271 pegawai KPK yang memenuhi syarat TWK alih status menjadi ASN.
“Permohonan penundaan pelantikan ditolak oleh Pimpinan. Pegawai terpaksa mengikuti pelantikan karena sudah diterbitkan surat perintah,” kata pegawai KPK, Wahyu Prestianto dikonfirmasi, Selasa (1/6).
Sebelumnya, ratusan pegawai KPK yang lulus TWK sempat meminta Ketua KPK Firli Bahuri untuk menunda pelantikan pegawai menjadi ASN. Ini karena adanya 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat TWK tidak mengikuti pelantikan menjadi ASN.
 Apalagi, 51 diantaranya sudah resmi dipecat dengan alasan tidak bisa lagi dibina. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang peralihan status menjadi ASN yang tidak boleh merugikan pegawai KPK.
Ribuan pegawai KPK sudah mengikuti pelantikan dan sumpah jabatan yang digelar di Gedung Juang KPK pada Selasa (1/6).
Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan, lembaga antirasuah yang dipimpinnya itu sudah resmi menjadi rumpun eksekutif.
“KPK adalah lembaga negara dalam rumpun eksekutif yang dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya bersifat independen dan bebas dari pengaruh mana pun,” kata Firli seperti yang dilansir Jawapos.com.
Alih status pegawai menjadi ASN ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Meski telah resmi menjadi lembaga dalam rumpun eksekutif, tetapi sikap independen diklaim tetap akan ditegakkan.
“Kami pesan melalui mimbar ini, setiap insan KPK jangan pernah ragu dan teruslah berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi tanpa pengaruh dari kekuasaan apapun,” papar Firli.
“Pemberantasan korupsi tidak akan berhenti sampai kita mati, sampai Indonesia, NKRI bebas dari korupsi,” imbuhnya. (Jp/els)

Baca Juga  KPK Berharap Parpol Penolak Tentang Hak Angket E-KTP Tetap Konsisten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *