16 PNS Setda Positif Covid, Sekda Minta Keluarganya Ikut Diswab

by -
SWABTES: Sejumlah PNS di Sekretariat Daerah menjalani swab masal. Sandika/Metropolitan

METROPOLITAN.id – Tak kurang dari 400 pegawai Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Bogor melakukan program Swab massal, di area parkir Setda, Senin (28/6).

Saat di tentemui di lokasi, Sekertaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, mengungkapkan bahwa swab massal yang di lakukan pegawai setda ini adalah bagian dari program swab terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Jadi, intinya program ini memang bagian swab atau pcr seluruh SKPD, kebetulan setda belum. Kemarin itu ada yang kena (positif,red), sebelumnya kita memprioritaskan Satpol PP, Dishub, dan lainnya, yang memang kerja di lapangan,” kata Burhanudin kepada Metropolitan Senin, (28/6).

Ia pun meminta kepada seluruh pegawai di Pemkab Bogor agar lebih waspada, ditengah kenaikan kasus Covid-19, “Semua harus lebih waspada situasi lagi naik, pasien meningkat di rumah sakit, dan kita tetap harus bekerja melayani masyarakat tapi tetap jaga diri,” paparnya.

Baca Juga  Kapan Bisa Salat Jumat Normal Lagi?

Burhanudin pun meminta agar yang ketahuan reaktif atau pun positif, langsung ditangani sampai ke keluarganya, “Tadi ada yang reaktif satu, saya minta keluarganya ditarik, ya kalau dia diobatin tapi keluarganya engga, sama aja,” sambung Burhan.

Dibawah terik matahari, parah pegawat setda mengantre untuk segera melakukan swab, sambil menyapa dan sedikit berbicara di depan pegawainya Burhanudin mengambil pengeras suara dan menyampaikan sedikit nasihatnya, “ini wabah, bukan aib. Sayangi teman dan keluarga, jangan takut. Justru kalo ada yg positif langsung kita ambil tindakan,” ujarnya sambil memegang pengeras suara.

Ditempat yang sama, Kepala bagian (Kabag) Umum pada Sekertaris Daerah Kabupaten Bogor Endah Nurmayanti, mengatakan swab massal yang dilakukan pegawai setda kali ini di karenakan adanaya 18 orang yang terpapar Covid-19, “Target kita sebetulnya seluruh pegawai setda, karena sebelumnya ketauan ada 18 yang positif, yang jelas 16 positif, dan 2 reaktif,” ungkapnya

Baca Juga  Di PHP, Ratusan Satpol PP Ngadu ke Dewan

Ia pun melanjutkan, pemberlakuan 75 persen WFH, hari ini belum di berlakukan di kantor setda, mengingat belum dilakukannya swab massal tehadap para pegawainya.

“WFH 75 persen kemungkinan masih digodog, liat hasil hari ini kalau lebih dari 25 yang positif kantor setda akan di lockdown, kalau tidak parah, yang positif langsung isolasi mandiri,” tandasnya. (cr1/b/mam)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *