Ada Ponpes Terpapar Covid-19, Uji Coba PTM di Kota Bogor Tetap Dilanjutkan

by -
Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi

METROPOLITAN.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor memastikan pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap dilanjutkan meski ada salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan yang terpapar Covid-19.

Hal itu dipastikan Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi. “Ga ada dampak,” kata Hanafi saat ditanya apakah uji coba PTM akan tetap dilanjutkan, Minggu (6/6).

Menurut Hanafi, soal terungkapnya penghuni Ponpes yang terpapar Covid-19 lantaran hendak menggelar PTM pun pihaknya tidak mengetahui. Sebab, rekomendasi izin pelaksanaan uji coba PTM di Ponpes kewenangnya ada di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor.

“Kurang tau (izin pelaksanaan uji coba PTM). Ponpes bukan kewenangan Disdik,” ujar Hanafi.

Baca Juga  Ini Daftar Berkas yang Harus Disiapkan Calon Siswa SMPN Kota Bogor

Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren di Kemenag Kota Bogor, Ahyan Maemun mengaku belum mendapatkan informasi terkait temuan kasus Ponpes yang terpapar Covid-19 saat hendak menggelar PTM.

“Punten belum ada informasi. Nanti saya cari tahu terlebih dahulu,” kata Ahyan Maemun kepada Metropolitan, Minggu (6/6).

Sebelumnya, setelah sempat tertunda, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor akhirnya menggelar pelaksanaan uji coba PTM. Kegiatan belajar di sekolah ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan sejak Senin (31/6-14/6).

Namun, Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi memastikan bakal langsung menutup sekolah jika ditemukan kasus Covid-19. Hal itu diungkapkan menyusul Kota Bogor bakal menggelar pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Senin (31/5) mendatang.

Baca Juga  Jelang PTM di Kota Bogor, Anak Belum Divaksin Nggak Boleh Masuk Sekolah? Ini Kata Kadisdik

“Kalau selama uji coba ada satu kasus saja terbukti anak terpapar (Covid-19), terlepas tracing dari mana saya tutup. Sudah saya laporkan ke pak wali dan sudah disetujui,” kata Hanafi usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya di Balai Kota Bogor, Senin (24/5).

Meski demikian, menurut Hanafi, sekolah yang ditutup tidak semuanya. Melainkan, hanya sekolah yang berkaitan saja.

“Bukan secara keseluruhan, sekolah yang berkaitan saja. Ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.