APPBI Minta Diskon Pajak dan Subsidi Upah

by -

METROPOLITAN – Do­rongan pembatasan mobilitas guna menekan penularan Covid-19 masih bergulir. Jika rencana itu dijalankan, bebe­rapa pihak memberi masukan agar ada bantuan bagi masy­arakat dan industri.

Ikatan Ahli Kesehatan Ma­syarakat Indonesia (IAKMI) meminta langkah radikal di­ambil dalam mengatasi lon­jakan kasus Covid-19. Kema­rin (22/6) ada 13.668 orang yang terkonfirmasi Covid-19 dengan 24.987 spesimen yang dites PCR. Artinya, positivity rate PCR sebesar 51,62 persen.

”Ada dua pilihan, Pember­lakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nasio­nal dan penerapan lockdown regional secara berkala di pulau besar seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan,” kata Ketua Umum IAKMI Ede Surya Dar­mawan, kemarin.

Sementara itu, para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Pusat Be­lanja Indonesia (APPBI) mem­perkirakan tingkat kunjungan pusat perbelanjaan turun drastis, menyusul pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai 22 Juni hingga 5 Juli.

Baca Juga  Kerek Penjualan lewat Seasonal Marketing

”Diperkirakan, tingkat kun­jungan turun cukup drastis sehingga hanya tersisa sekitar 10 persen,” ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja, kemarin.

Menurut Alphonzus, berda­sar pengalaman sebelumnya, yaitu pada awal 2021, pem­batasan tidak bakal efektif untuk menekan jumlah kasus positif Covid-19 jika hanya dilakukan secara parsial. Men­urutnya, perlu penegakan yang kuat atas pemberlakuan dan penerapan protokol keseha­tan secara ketat, disiplin, dan konsisten.

”Di pusat perbelanjaan juga ada protokol kesehatan se­cara berlapis yang diberlaku­kan pengelola pusat perbe­lanjaan dan penyewa,” tegas­nya.

Alphonzus menilai pemba­tasan berpotensi membuat laju ekonomi kembali terpuruk. Karena itu, APPBI berharap mendapatkan setidaknya dua jenis insentif.

”Yakni, insentif untuk men­dongkrak penjualan dan insentif untuk meringankan beban pelaku usaha. Pem­bebasan sementara atas pajak-pajak yang terkait dengan penjualan diharap­kan meningkatkan penjua­lan yang sudah lebih dari setahun ini dalam kondisi berat,” ujarnya.

Baca Juga  APPBI: Pengunjung Mal cuma 10 Persen

Selain pembebasan pajak, Alphonzus berharap pemerin­tah memberikan subsidi atas upah pekerja.

”Pusat perbelanjaan juga berharap pemerintah mem­berikan subsidi atas upah pekerja sebesar 50 persen yang disalurkan langsung kepada para pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya. (jp/feb/run

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *