Besok Pemkot Kumpulkan 144 Pimpinan Ponpes di Kota Bogor, Ada Apa Ya?

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana memanggil pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kota Hujan pada Jumat (10/6) besok.

Kepastian itu disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau kesiapan pelaksanaan PPDB di SMPN 3 Kota Bogor, Kamis (9/6).

“Besok (Jumat) kita akan laksanakan pertemuan dengan 144 perwakilan Ponpes yang ada di Kota Bogor,” kata Dedie A Rachim.

Menurutnya, pertemuan dilakukan untuk memastikan semua santri yang kembali masuk ke Kota Bogor sudah dites Covid-19. Hal ini dilakukan imbas salah satu Ponpes yang ada di Kota Bogor, yakni Ponpes Bina Madani terpapar Covid-19.

“Semua santri yang kembali dari wilayah asal mereka akan kita rapid test antigen. Apabila positif kita PCR. Untuk mencegah penyebaran (Covid-19),” ucapnya.

Baca Juga  Alun-Alun Kota Bogor Dibangun 2020

Saat ini, ke 65 santri dan santriwati yang terpapar Covid-19 sudah menjalani perawatan. Diantaranya, 58 orang dibawa ke pusat isolasi BKPP Ciawi Kabupaten Bogor. Sementara, tujuh orang menjalani perawatan di kediamannya masing-masing.

Disisi lain, Dedie menuturkan, adanya beberapa kasus Covid-19 di Kota Bogor menjadi perhatian khusus Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor. Selain Ponpes Bina Madani, penyebaran Covid-19 juga terjadi di Perumahan Griya Melati Bubulak dan klaster Puskesmas Kayumanis dan Pustu Kencana yang menyebabkan 11 tenaga kesehatan terpapar Covid-19.

“Ya inilah yang kita khawatirkan, kenapa pemerintah melaksanakan larangan mudik. Larangan mudik itu karena penuh dengan risiko dan buktinya sekarang,” imbuh Dedie.

Baca Juga  Semua demi Trem

Sementara, untuk klaster Puskesmas belum ada keterbaruan, meski dirinya sudah memetakan kepada siapa saja yang melakukan kontak erat. Sebanyak 40 orang masih menunggu proses PCR.

“Sebagian besar nakes, kan awalnya dokter gigi bergejala, kontak erat dengan nakes tapi sudah dilakukan tracing,” tandasnya. (cr1/b/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *