Bupati Bogor Tunggu SKB 4 Menteri untuk Penyelenggaraan PTM

by -
Bupati Bogor, Ade Yasin

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hingga saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu karena adanya lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan Bersama (SKB) dari empat Menteri soal wacana digelarnya PTM pada awal Juli mendatang. Ia mengaku enggan mengambil resiko dengan menggelar PTM disaat lonjakan kasus covid-19 terjadi.

“Kita juga nggak bisa teledor yah memutuskan. Lebih baik menunggu keputusan pusat lalu disesuaikan disini kebutuhannya seperti apa,” kata dia, Kamis (17/6).

Meski begitu, Ade mengungkapkan jika selama ini proses uji coba PTM berjalan baik tidak ada kasus penularan kepada siswa dalam proses uji coba tersebut. Namun soal penyelebggaran PTM secara serentak, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat.

Baca Juga  Kampanye Ridwan Kamil Door to Door di Bogor

Disis lain, Pemkab Bogor saat ini terus menggalakan program vaksinasi terhadap guru. Bahkan dari target 37 guru saat ini 25 ribu lebih guru telah divaksin, hal itu agar ketika pemerintah pusat menginstruksikan untuk penyelengaraan PTM, seluruh guru di Kabupaten Bogor sudah siap melaksanakannya.

“Untuk berjaga-jaga vaksinasi kepada guru terus dilakukan. Mudah-mudahan ddapat selesai dalam waktu dekat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah mangku dirinya tengah melakukan berbagai persiapan menjelang diselenggarakannya PTM. Ia menginstruksikan agar sekolah-sekolah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) jika PTM diselenggarakan.

“Meski belum ada keputusan yang pasti soal PTM, kita tetap bersiap-siap. Karena sejauh ini banyak sekali persiapan yang harus dilakukannya,” kata Juanda.

Baca Juga  Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Bogor Bersiap Terapkan Pembatasan Mikro

Ia juga meminta agar Dinas Kesehatan memprioritaskan vaksinasi terhadap tenaga pendidik. Terlebih saat ini baru 25 ribu guru yang baru divaksin. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.