Bupati Minta Semua Rumah Sakit Tambah Ruang Isolasi

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Bogor meningkatkan kewas­padaannya akan peningkatan kasus Covid-19. Bahkan, Bu­pati Bogor Ade Yasin meng­instruksikan agar setiap rumah sakit menambah ruang iso­lasi bagi pasien virus corona.

Ade Yasin mengungkapkan, akhir-akhir ini kasus penula­ran Covid-19 di Kabupaten Bogor mengalami peningka­tan, khususnya di beberapa kecamatan tertentu. Kenaikan itu mulai terjadi usai Lebaran, karena saat bulan puasa jumlah orang yang positif masih di angka 50 sampai 60 orang per hari. Namun saat ini bisa mencapai 80 sampai 90 orang per hari.

“Memang kalau dilihat dari jumlah itu besar, tapi secara persentase kecil. Tapi sekecil apa pun persentase itu kita harus tetap berusaha memperkecil kembali jumlah penularan yang terjadi, dengan upaya penerapan prokes dan me­nerjunkan tim penegakan dari TNI, Polri dan Satpol PP ke desa-desa,” kata Ade Yasin.

Baca Juga  Tingkat Keterisian Ruang Isolasi Covid-19 di Bogor Menurun

Dengan adanya peningkatan kasus Covid-19, Ade Yasin mengaku jumlah keterisian rumah sakit mengalami pe­ningkatan. Namun sejauh ini masih di bawah standar WHO yakni 60 persen. Bahkan, ia telah berpesan kepada Dinas Kesehatan jika jumlah kete­risian rumah sakit sudah mendekati 60 persen, maka harus dibuka kembali ruang isolasi.

Ade Yasin menambahkan, jumlah keterisian di setiap rumah sakit berbeda-beda, seperti RSUD Cibinong bisa menampung lebih banyak pasien Covid-19 dibandingkan RSUD lainnya. Sehingga ia menargetkan jumlah keteri­sian rumah sakit untuk pasien Covid-19 akan diprioritaskan di empat RSUD yang dimiliki Pemkab Bogor, begitu juga dengan menambah ruang isolasi. “Karena kalau RSUD siapa saja yang sakit bisa ka­pan saja dibawa, sedangkan untuk rumah sakit swasta jumlahnya lebih sedikit,” pa­parnya.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Bogor Minta Rumah Sakit Tambah 30 Persen Ruang Isolasi

Sementara dari ratusan Fasi­litas Kesehatan (Faskes) di Kabupaten Bogor, menurut Ade Yasin, hanya ada 29 rumah sakit swasta dan 4 RSUD yang bisa menerima pasien Covid-19 untuk melakukan isolasi. “Dengan 29 rumah sakit swas­ta dan 4 RSUD dirasa cukup untuk melayani pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor ini,” ung­kapnya. (mam/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *