Buruh Semen Minta Pemkab Bogor Dukung Moratorium Izin Pabrik

by -

METROPOLITAN – Terkait isu permasalahan over kapa­sitas produksi semen yang akan berdampak pada pen­gurangan pekerja, Serikat Pekerja Indocement Tunggal Prakarsa (SPITP) dan Serikat Pekerja Solusi Bangun Indo­nesia (SPSBI) meminta Pem­da Kabupaten Bogor mendu­kung pemerintah memberla­kukan moratorium izin baru pendirian pabrik semen di Indonesia.

Permintaan dukungan SPITP dan SPSBI kepada Pemkab Bogor ini dikarenakan kedua pabrik semen ini berada di wilayah Kabupaten Bogor yang sudah merasakan dampak over kapasitas produksi semen. Sebab, belum diberlakukan moratorium atau pemberhen­tian sementara izin pabrik semen.

Ketua SPITP, Ribut Santoso, mengatakan, dengan adanya over supply produksi semen, pabrik semen ini mengurangi produksinya (utilisasi 60 per­sen) dan jika tidak cepat ter­selesaikan masalah tersebut bisa berdampak pada efi­siensi perusahaan dan men­jadi ancaman terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di sektor industri semen Indonesia.

Baca Juga  Buruh Ancam Boikot Produk Indomaret, Ada Apa Ya?

”SPITP sangat konsen ter­hadap moratorium izin pabrik semen, karena di kami seka­rang dari sepuluh pabrik ha­nya enam pabrik yang pro­duksi. Jika ada pabrik semen baru di tengah over supply bukan tidak mungkin nanti hanya empat atau lima pabrik yang produksi,” katanya.

Di tempat yang sama, Se­kretaris SPITP, Agus, menje­laskan, Serikat Pekerja di kedua pabrik semen di Kabu­paten Bogor meminta du­kungan Pemda Kabupaten Bogor untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat agar secepatnya memberlakukan moratorium atau penyetopan sementara izin pendirian pa­brik semen dan mencarikan solusi untuk penyelesaian over supply produksi semen.

”Kita sudah mengirim surat audiensi ke bupati Bogor, ke­tua DPRD Kabupaten Bogor serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bo­gor untuk ikut membantu mendorong pemerintah pusat segera memberlakukan mo­ratorium atau penghentian sementara izin pendirian pabrik semen yang baru di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Ikut Demo Bareng Buruh, Pelajar SMA Kocar-kacir Disatroni Polisi

Agus menambahkan, ada dua pabrik semen di Kabu­paten Bogor ini yakni PT Indocement Tunggal Pra­karsa dengan produk semen Tiga Roda dan PT Solusi Bangun Perkasa dengan pro­duk Dynamik salah satu peny­umbang PAD terbesar di kabupaten Bogor. Jika dua pabrik ini tumbang atau run­tuh, maka akan memengaruhi PAD Kabupaten Bogor. ”Ka­mi berharap pemerintah daerah membantu kita ter­kait nasib buruh industri semen di Kabupaten Bogor,” tegasnya. (din/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *