Dewan Ultimatum Pemkanb Bogor soal Pembangunan RSUD Parung

by -

METROPOLITAN.id – Anggota DPRD Kabupaten Bogor memperingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk serius dan segera merealisasikan pembangunan RSUD Parung. Terlebih saat ini jumlah rumah sakit di Kabupaten Bogor bagian utara hanya sedikit dan tidak seimbang dengan penduduknya.

Ketua Fraksi Golkar A Tohawi mengatakan, tidak ada alasasan bagi Pemkab Bogor untuk menunda pembangunan RSUD Parung. Terlebij menurutnya Pemerintah Provinsi sudah menggelontorkan dana untuk pembangunan RSUD tersebut. Begitu juga dengan lahan yang sudah siap.1,6 hektare yang sudah bersertifikat.

“Tanah PSU itukan hampir selesai dengan kesepakatan awal. Sehingga pembangunan tahap pertama atau gedung A bisa di lahan seluas 1,6 hektare itu. Jangan lihat yang belum bersertifikatnya,” kata dia kepada Metropolitan.

Baca Juga  RSUD bakal Punya Wakil Direktur Baru

Tohawi mengaku cukup geram dengan Pemkab Bogor yang seakan-akan mengulur waktu proses pembangunan RSUD Parung tersebut. Hal itu mengingat minimnya fasilitas kesehatan yang dibangun Pemkab Bogor di wilayah utara.

“Kami diutara sudah tidak membutuhkan wacana tetapi sekarang aplikasi. Tidak ada alasan untuk penundaan. Pemkab tidak harus menunggu semua lahan itu bersertifikat,” paparnya.

Jika Pemkab Bogor menunggu lahan PSU tersebut dibebaskan maka prosesnya akan berjalan lama. Karena menurut Tohawi tahapan sertifikat lahan tidak semudah itu, perlu kerjasama dengan pihak ketiga.

“Kecuali kita beli kan kita bukan beli melainkan pelimpahan PSU. Semua tinggal tunggu pensuratan pihak ketiga kan sudah menyerahkan juga,” kata dia.

Baca Juga  DPRD Bogor Minta BPK Audit Proyek Rehabilitasi Stadion Pakansari

Ia juga meminta, disisa waktu yang hanya 6 bulan ini Pemkab Bogor harus merealisasikan pembangunan RSUD tersebut, serta mencari pemenang proyek yang bonafit.

“Kehadiran RSUD Parung ini sangat penting, karena banyak warga di utara seperti Parung, Gunungsindur, Ciseeng yang kalau sakit di rawat di RSUD Sepok. Kita maklum, Depok ini baru punya satu RSUD masa masih direpotkan oleh kami warga Kabupaten Bogor yang ada di utara,” ungkapnya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *