Dinkes tak Restui PTM jika Guru Belum Divaksin

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendi­dikan (Disdik) tengah meru­muskan rencana Pembelaja­ran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021. Namun, hal tersebut rupanya tidak berbanding lurus dengan progres vaksi­nasi Covid-19 yang menyasar pada tenaga pengajar di se­kolah.

Dinkes mencatat hanya 68 persen atau 22.595 tenaga pengajar yang te­lah divaksin, dari sebelumnya yang ditargetkan 33.421 guru. “Vaksinasi guru saat ini baru 68 persen. Tapi, kami harap semuanya ikut berpartisipasi demi kebaikan bersama, apalagi jelang PTM,” terang Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, kepada Metropolitan. ­

Menurut Dedi, vaksinasi untuk tenaga pengajar meru­pakan syarat mutlak yang harus dilakukan sebelum PTM. Ia juga bakal memberikan rekomendasi PTM kepada sekolah yang tenaga penga­jarnya belum divaksin.

Baca Juga  Pelajar Kota Bogor Dilarang Naik Angkot

Dedi menilai jika vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pengajar dilakukan untuk memberikan keamanan ber­sama, baik guru, orang tua murid bahkan murid itu sen­diri. “Jadi, sekarang gini ke­tika guru mau tatap muka sekolah, maka harus sudah vaksin dengan menunjukkan sertifikat vaksin. Kalaupun belum ya kita larang,” tegasnya. “Daripada nanti menularkan ke yang lain itu kan lebih ba­haya. Apalagi, kalau sampai terjadi klaster saat PTM. Kami harap kerja sama semuanya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kal­tarina, meminta disdik me­nyediakan Satgas Covid-19 di tingkat sekolah agar tidak terjadi penularan covid di sekolah. “Karena bukan hanya penerapan prokes, tapi peng­awasan juga diperlukan dalam penyelenggaraan PTM nanti,” kata Mike. (mam/yok/py)

Baca Juga  Disdik Kota Bogor: Ada Kasus Covid-19 Sekolah Ditutup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *