Ini Daftar Berkas yang Harus Disiapkan Calon Siswa SMPN Kota Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengingatkan agar orang tua murid dapat menyiapkan semua berkas yang sudah ditentukan dalam persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 untuk tingkat SMP.

Hal itu diungkapkan menyusul Disdik Kota Bogor bakal membuka tahapan pelaksanaan PPDB untuk tingkat SMP pada Rabu (23/6).

Menurut Hanafi, ada beberapa persyaratan umum yang harus disiapkan para calon siswa SMP Negeri Kota Bogor dalam pelaksanaan PPDB ini. Seperti Kartu Keluarga (KK) satu tahun sebelumnya, Kartu Tanda Penduduk (KTP) orangtua serta surat tanggungjawab mutlak orang tua dan kepala sekolah

“Termasuk beberapa persyaratan khusus lainnya (sesuai jalur yang dituju),” kata Hanafi.

Adapun beberapa kriteria dan syarat khusus yang harus disiapkan berdasarkan jalur yang dituju diantaranya. Seperti, untuk pendaftar melalui jalur afirmasi dan anak berkebutuhan khusus (ABK), merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam wilayah Kota Bogor.

Lalu, calon peserta didik merupakan warga dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dengan bukti keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dalam bentuk KIP, KIS, PKM, KKS serta SKTM.

Kemudian, calon peserta didik baru berkebutuhan khusus dibuktikan dengan surat keterangan dari pihak berwenang. Serta, memilih hanya satu pilihan sekolah.

Baca Juga  Hasil Evaluasi, 73 Sekolah di Kota Bogor Siap Gelar PTM

“Wajib memiliki dokumen kartu penanganan kemiskinan dan untuk ABK keterangan dari psikolog. Kuotanya kita menyiapkan 20 persen,” ucap dia.

Sementara, untuk pendaftar melalui jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru dan tenaga kependidikan. Diantaranya, calon peserta didik yang berdomisili mengikuti tugas orangtua dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor atau perusahaan yang mempekerjakan.

Lalu, dapat digunakan untuk anak guru dan tenaga kependidikan diutamakan yang bertugas di sekolah tersebut.

“Wajib memiliki surat tugas orangtua/wali, sertifikat pendidik (jika ada) serta SK penugasan. Kuotanya kita menyiapkan 5 persen,” imbuh Hanafi.

Kemudian, untuk pendaftar melalui jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19, peserta didik baru merupakan anak dari tenaga medis dan paramedis yang menangani Covid-19 di lingkungan Dinkes dan RSUD Kota Bogor.

Lalu, memiliki surat keterangan dari Kepala Dinkes Kota Bogor atau Dirut RSUD Kota Bogor. Serta, memilih hanya satu pilihan sekolah.

“Kami menyiapkan kuotanya sebanyak dua persen,” bebernya.

Sedangkan, untuk pendaftar melalui jalur prestasi akademik dan non akademik, berdasarkan prestasi hasil lomba dan penghargaan di bidang akademik atau non akademik. Seperti kejuaraan di tingkat Internasional, Nasional, Provinsi dan Kota atau Kabupaten.

Baca Juga  Besok Dievaluasi, Uji Coba PTM di Kota Bogor Lanjut?

Lalu, nilai raport pada aspek pengetahuan kelas 4 dan 5 pada semester 1 dan 2, kelas 6 semester 1 mata pelajaran kelompok A. Serta, pemeringkatan berdasarkan hasil jumlah rata-rata nilai raport 5 semster aspek pengetahuan kelompok A.

“Kami menyiapkan kuotanya sebanyak 23 persen. Dengan rincian, 90 persen khusus bagi warga Kota Bogor dan 10 persen luar Kota Bogor,” ungkap Hanafi.

Terakhir, untuk pendaftar melalui jalur zonasi, kuota sebesar 90 persen diberikan bagi siswa yang domisili di Kota Bogor dan siswa yang berasal dari luar wilayah Kota Bogor terutama perbatasan dengan kuota sebesar 10 persen, passing grade dipisah kota dan luar kota.

Pemeringkatan berdasarkan nilai zonasi hasil penjumlahan jarak tempat tinggal dan skor zonasi.

“Khusus untuk jalur zonasi ini kita berikan kuota sebesar 50 persen dari jumlah kursi yang tersedia,” kata Hanafi.

“Jalur PPDB menggunakan sistem pembagian wilayah menjadi beberapa wilayah sesuai yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor,” tandasnya.

Sebelumnya, Disdik Kota Bogor bakal membuka tahapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 untuk tingkat SMP pada Rabu (23/6). Pelaksanaan PPDB sendiri akan dilakukan 20 SMP Negeri dengan cara online.

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi menuturkan, untuk pelaksanaan PPDB tingkat SMP ini terbagi dua tahap. Di mana, tahap pertama dikhususkan bagi pendaftar melalui jalur afirmasi dan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Baca Juga  Jelang PTM di Kota Bogor, Anak Belum Divaksin Nggak Boleh Masuk Sekolah? Ini Kata Kadisdik

Lalu, perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru dan tenaga kependidikan. Kemudian, jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19. Serta, prestasi akademik dan non akademik.

“Untuk tahap pertama ini pendaftaran dibuka dari Rabu sampai Sabtu (23-26/6). Dan pengumuman akan disampaikan Rabu (30/6),” kata Hanafi.

Sedangkan, untuk tahap kedua khusus bagi pendaftar melalui jalur zonasi, akan dibuka mulai Selasa hingga Jumat (6-9/7).

“Untuk pengumumannya sendiri dilakukan Senin (12/7),” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Hanafi menjelaskan, total ada sebanyak 5.600 kursi yang disiapkan bagi calon siswa tingkat SMP di Kota Bogor. Di mana, jumlah ini terbagi untuk 20 SMP Negeri yang ada di Kota Bogor.

Adapun rincian ke-5.600 kursi itu terdiri bagi pendaftar melalui jalur afirmasi dan anak berkebutuhan khusus (ABK) sebanyak 1.109 siswa. Lalu, perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru dan tenaga kependidikan sebanyak 271 siswa.

Kemudian, jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19 sebanyak 173 siswa. Selanjutnya, prestasi akademik dan non akademik sebanyak 1.093 siswa. Serta, jalur zonasi sebanyak 2.954 siswa. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.