Kendaraan Perampas Perempuan Hamil Dibakar Warga, 1 Tertangkap

by -
Ilustrasi kendaraan terbakar. (Shutterstock)

METROPOLITAN.id – Satu dari dua pelaku perampassn terhadap seorang perempuan hamil di Kampung Bojonggede, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, berhasil diamankan warga. Namun, sepeda motor pelaku sempat dibakar warga yang kesal.

Aksi perampasan terjadu pada Jumat (18/6) siang sekitar pukul 13.30. Pelaku berjumlah dua orang. Satu lainnya masih buron setelah berhasil membawa uang tunai sebesar Rp500 ribu dan handphone milik korban.

Kanit Sabhara selaku Panwas Polsek Rumpin, Ipda Ahmad mengatakan, setelah menerima laporan dari warga terkait kejahatan perampasan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian.

Menurutnya, satu orang pelaku berinisial X sudah tertangkap oleh warga dan diserahkan kepada Polsek Rumpin.

“Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri membawa barang berharga milik korban yaitu, handphone dan uang tunai RP500 ribu,” ujar Ahmad.

Baca Juga  Laporkan Kerusakan Tnghs Ke Pak Menteri

Ahmad menceritakan, warga yang mengetahui aksi perampasan sempat menghajar satu pelaku yang tertangkap. Bahkan, kendaraan milik pelaku dibakar warga yanh kesal atas aksi kejahatan tersebut.

“Pelaku dan sependa motor kami bawa ke polsek Rumpin untuk penyidikan. Pelaku diancam Pasal 368 tentang perampasan dan pengancaman atau dikenakan Lasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman kurungan penjara 9 tahun,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pelaku kejahatan dengan perampasan mulai masuk ke kampung-kampung. Di Kampung Bojonggede, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, seorang perempuan hamil menjadi korban perampasan.

Korban diketahui bernama Erna. Perempuan berusia 23 tahun ini menceritakan, aksi perampasan terjadi pada Jumat (18/6) sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga  SDN Batu Tulis 3 Miliki Program Lingkungan

Saat itu, ia hendak berbelanja kebutuhan dapur dengan mengendarai sepeda motor. Di tengah jalan, ia diadang dua pria yang mengendarai sepeda motor berboncengan.

“Saya mau belanja keperluan dapur di warung dekat kantor Desa Kertajaya. Diperjalanan, saya bersama keponakan saya yang berumur 7 tahun dicegat oleh dua orang pria mengendarai sepeda motor,” ujar Erna.

Saat itu, pelaku turun dari motor dan berpura-pura menanyakan alamat. Namun tak lama kemudian, pelakulangsung menariknya hingga terjatuh.

Pelaku lantas mengambil handphone dan uang tunai Rp500 ribu yang disimpan dalam box motor.

“Satu orang pelaku turun dari motor sambil menanyakan alamat dan mengambil handphone di box motor dan uang tunai Rp500 ribu,” terangnya.

Baca Juga  Dewan Usulkan Dana Kesejahteraan Guru Honor Naik

Erna pun langsung berteriak meminta tolong usai pelaku mengambil handphone dan uangnya. Ia juga sempat menarik motor pelaku untuk menyelamatkan barang berharganya.

Melihat banyaknya warga yang berdatangan, pelaku langsung melarikan diri dengan berlari. Sementara Erna tersungkur karena ditarik pelaku.

“Ada warga yang berdatangan dan kedua pelaku langsung kabur ke arah Desa Mekarsari, satu orang pelakunya berhasil di tangkap oleh warga yang mengejar,” tandasnya. (sir/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *