Keterisian Ruang Isolasi Nyaris 100 Persen, Warga Diminta Saling Jaga

by -

METROPOLOTAN.id – Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor nyaris mencapai 100 persen. Warga pun diminta saling menjaga agar tak semakin banyak yang tertular Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengatakan, keterisial ruang isolasi di 29 rumah sakit se-Kabupaten Bogor telah menyentuh 93,75 persen per Rabu (23/6).

Menurutnya, jumlah ini naik signifikan dalam dua hari terakhir. Pada Senin (21/6), BOR di Kabupaten Bogor sudah mencapai 88,24 persen.

Mengantisipasi ketersediaan ruang isolasi, Pemkab Bogor telah meminta seluruh rumah sakit yang ada menambah kapasitas tempat tidur khusus pasien Covid-19.

Baca Juga  Perumda Pasar Pakuan Jaya Digembleng Pemahaman Anti Korupsi

“Untuk antisipasi lonjakan yang terus terjadi, kami minta seluruh rumah sakit baik swasta dan daerah untuk menambah jumlah tempat tidur minimal 40 persen dari kapasitas yang ada,” ujar Mike, Selasa (22/6).

Mike menjelaskan, jika penambahan ini terealisasi, akan ada 209 tempat isolasi baru. Jika ditotal, jumlah keseluruah tempat tidur di 29 rumah sakit menjadi 1.121 tempat tidur.

Selain itu menambah tempat tidur, pasien positif  Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dikhususkan bagi pasien bergejala agar mendapat perawatan intensif.

Jika masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), diarahkan isolasi mandiri atau ke pusat isolasi BKPP Kemang agar keterisian tempat tidur di rumah sakit bisa terjaga.

Baca Juga  Marak Aksi Gengster, Leher Pemuda Di Gunungputri Dibacok

“Tapi rumah sakit darurat di BKPP Kemang dari 84 tempat tidur, sudah terisi 43. Kita masih ada pusat isolasi di Megamendung dengan 54 tempat tidur yang belum terisi. Mudah-mudahan tidak ada yang diisolasi di sana,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengimbau agar masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan herd immunity. 

“Vaksinasi merupakan salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19. Akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus di Kabupaten Bogor, jadi saya harap yang belum vaksin segera mendaftar. Insyaallah akan difasilitasi puskesmas terdekat,” kata Ade Yasin, Rabu (23/6).

Yang perlu dicatat, meski sudah divaksin, masyarakat diminta tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat dalam berkegiatan sehari-hari. Vaksinasi dan penerapan prorokol kesehatan menjadi upaya ssling menjaga satu sama lain agar terhindar dari penularan Covid-19.

Baca Juga  60 Peserta Ramaikan Final Model Star Di Ccm

“Sudah divaksin bukan berarti kita tidak bisa terpapar. Makanya saya minta masyarakat tetap harus saling menjaga, saling melindungi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan mengikuti vaksinasi,” tegasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *