Minta Langsung ke Gubernur RK, Bima Arya Ngarep Banprov Infrastruktur Kota Bogor Tetap Ada

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku sampai meminta langsung secara pribadi kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) terkait bantuan provinsi (banprov) Jawa Barat untuk pembangunan infrastruktur Kota Bogor.

Ia berharap banprov Jawa Barat untuk infrastruktur Kota Bogor tetap ada di tengah refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat.

“Yang penting kita komunikasikan dengan provinsi (Jabar), mana yang harus dijaga supaya tetap ada,” katanya kepada pewarta, belum lama ini.

“Saya secara pribadi langsung kepada pak gubernur meminta beberapa poin. Untuk tetap dikawal karena terkait dengan inftastruktur misalnya,” tegas Bima Arya.

Meskipun, sambung dia, pihaknya paham betul bahwa akan ada refocusing anggaran untuk lebih prioritas pada sektor tertentu

Baca Juga  Pemkot Bogor dan Polisi Dalami Motif Pria Nekat Pasang Spanduk di Marka Jalan Otista

“Tapi yang lain-lain, kita bisa paham ya bahwa akan ada refocusing. Karena memang harus diprioritaskan tertentu,” ujarnya.

Terkait jumlah Banprov Jabar yang akan diterima Kota Bogor, ia juga memprediksi bakal ada pengurangan jatah setelah refocusing.

Namun, ia sendiri belum melihat langsung usulan mana saja yang terdampak.

“Pasti akan ada (pengurangan banprov untuk Kota Bogor) nantinya. Tapi kan sekarang kita belum tahu, belum lihat mana yang untuk tahun depan, mana yang tetap ada dan mana yang hilang,” papar Bima Arya.

Bima Arya menambahkan, beberapa rencana proyek pekerjaan infrastruktur di Kota Bogor akan tetap diajukan untuk dicover melalui bantuan keuangan dari Pemprov Jabar.

Baca Juga  Bima Arya Kenang Sosok Kiai Hasyim

Diantaranya kelanjutan pekerjaan revitalisasi Masjid Agung Bogor dan Jembatan Otto Iskandardinata (Otista).

“Kita mengusulkan kelanjutan Masjid Agung, kita tetap mengusulkan Jembatan Otista. Tapi ya masih dalam proses komunikasi. Belum ada kepastian. Belum tentu bisa dilanjut atau di-acc,” tutup Bima Arya.

Sejatinya, revitalisasi Masjid Agung Bogor kembali dilanjutkan melalui APBD Kota Bogor dengan anggaran Rp14 miliar. Prosesnya sendiri sudah menyelesaikan tahapan tender dan bisa segera dilaksanakan di sisa tahun 2021.

Sedangkan untuk revitalisasi Jembatan Otista, pemkot sudah membuat desain perbaikan Jembatan Otista dan rencana disokong APBD Jawa Barat Rp40 miliar. Sayangnya, harus batal terealisasi lantaran kena refocusing Covid-19 pada 2020 lalu.

Baca Juga  Besok, Bima Arya 'Kepoin' Tiga Calon Bos PDJT Kota Bogor

Namun, ada pekerjaan infrastruktur Kota Bogor yang mendapat suntikan dana dari Pemprov Jabar dan segera terealisasi tahun ini, yakni pembangunan Alun-Alun Kota Bogor.

Proyek diatas lahan eks Taman Topi itu sudah menyelesaikan tahap tender sejak akhir Mei lalu dan sudah menetapkan pemenang, yakni PT Samudera Adi Nusantara dengan nilai proyek Rp13,6 miliar. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *