Percepat Pengedalian Covid-19, BNPB Cetak 1.000 Relawan di Bogor

by -
PELATIHAN: BNPB mencetak 1.000 relawan, untuk ikut serta mempercepat pengendalian covid-19 di Bogor.

METROPOLITAN – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencetak 1.000 relawan Covid-19. Hal itu mempercepat pengendalian dan penanganan Covid-19, khususnya di Kota Bogor, Kabupeten Bogor dan Depok.

Sekretaris Utama BNPB Pusat, Lilik Kurniawan menyatakan, kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Relawan Bogor, bertujuan untuk membentuk 1.000 relawan dalam mempercepat pengendalian dan penanganan Covid-19. Relawan yang tergabung dalam kegiatan peningkatan kapasitas yaitu, relawan perwakilan BPBD Kota Bogor 100 orang, Kabupaten Bogor 150 orang, Kota Depok 200 orang dan 20 perwakilan ormas sebanyak 550 orang.

“Negara kita saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang berpotensi menjadi endemic. Relawan ini kami siapkan untuk mencegah terjadinya peningkatan Covid-19 di seluruh Indonesia, karena jika dilakukan secara bersama-sama kita akan lebih cepat lepas dari pandemi Covid-19 ini,” ujar Lilik.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka mengungkapkan peran BNPB dan BPBD khususnya Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok sangat besar ditengah pandemi Covid-19 bahkan menjadi garda terdepan dalam menangani bencana nasional non alam pandemi Covid-19.

Baca Juga  Sampah di Bantaran Ciliwung Menggunung, TNI di Bogor Turun Tangan

“Saya sangat bangga dengan kinerja BNPB dan BPBD di seluruh daerah yang tidak pernah ngeluh dalam menggendalikan pandemi Covid-19 ini. Meskipun pandemi ini belum masuk dalam konten atau isi UU penanggulangan bencana sampai sekarang UU-nya belum jadi, tetapi BNPB-nya sudah berlari kencang dalam penanggulangan pandemi Covid-19,” paparnya.

Perwakilan BNPB Jawa Barat, Dani Ramdani menambahkan, kasus pandemi Covid-19 di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Bekasi masih belum usai. Untuk itu 3T, edukasi, sosialisasi mengenai protokol kesehatan sangat penting untuk terus dilakukan bahkan ditingkatkan agar tumbuh kesadaran untuk menyelamatkan kesehatannya masing-masing.

“Faktor keselamatan 35% adalah kesiapsiagaan diri sendiri , 35% dukungan keluarga dan 35% peran komunitas maupun relawan. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini BNPB, membangun relawan ini sangat penting untuk lebih optimal dalam mengedalikan kasus Covid-19,” ungkapnya. (*/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *