Resmikan Blok F Trade Center, Bima Arya : Biaya Revitalisasi Rp107 M Nggak Boleh Percuma

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya saat melaunching Blok F Trade Center setelah direvitalisasi. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Setelah melewati proses revitalisasi selama lebih dari satu tahun, akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaunching Blok F Pasar Kebonkembang, Jumat (4/6). Pasar kini bernama Blok F Trade Center itu diresmikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Bima Arya mengakui, proses revitalisasi Blok F menjadi salah satu titik yang paling ribet dan kompleks. Sebab, ada banyak kepentingan, mulai menyangkut dapur, bisnis hingga hajat hidup orang banyak.

“Masalahnya ada persoalan abu-abu dan cenderung ilegal, banyak yang masuk kesini. Jadi nggak heran proses Blok F ini panjang sejak 2016 silam. Lima tahun hanya untuk revitalisasi,” katanya, Jumat (4/6).

Ia berharap semua pihak untuk bersinergi kembali pada tujuan asalnya revitalisasi Blok F, yakni mengembalikan fungsi pasar yang sebenarnya, sekaligus membangun sebuah sistem.

Baca Juga  Keinginan Raffi Ahmad Saat Masuki Usia 30 Tahun

Apalagi biaya senilai Rp107 miliar untuk revitalisasi Blok F merupakan harga fantastis yang harus dibayar untuk membangun sistem. Sehingga Perumda Pasar Pakuan Jaya sebagai pengelola mesti bekerja keras demi tujuan tersebut.

“Jangan sampai sudah Rp100 miliar lebih, tapi parkir masih kacau. Tidak ada artinya juga ketika pedagang tetap tidak bisa dikendalikan. Jangan sampai pengisi kios menyesal karena diluar (PKL) masih ada. Ini saya titip (tugas) buat pak Dirut (Direktur Utama, red),” ungkapnya.

“Rp100 miliar nggak boleh percuma dalam konteks membangun sistem pasar di Kota Bogor,” tegas Bima Arya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir bersyukur dengan selesainya revitalisasi Blok F Trade Center yang merupakan janji kepada pedagang, warga Bogor hingga pemerintah, setelah bertahun-tahun tersendat.

Baca Juga  Ingin Tenis Meja Disukai Anak Sejak Dini

Ia berharap Blok F Trade Center bisa menjadi cikal bakal pasar percobaan di Kota Bogor. Apalagi tak kurang dari tiga pasar akan segera direvitalisasi.

“Agar bisa mewujudkan pelayanan dan keamanan buat pedagang hingga pengunjung. Blok F Trade Center sebagai pusat belanja modern yang berkembang dengan lokasi yang sangat strategis di tengah pusat keramaian Kota Bogor, yang tentunya merupakan area bisnis, menjadi incaran para investor dan pelaku bisnis perniagaan lainnya,” ucap Muzakkir.

Setelah rampung, Blok F kini punya 731 kios, di mana sudah terisi penuh pada lantai dasar dan akan segera untuk basemen dan lantai 1. Rencananya akan dipergunakan oleh 154 PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan Pasar Kebonkembang.

Baca Juga  Bikin Heboh, Game Pokemon Kalahkan Twitter

“Parkir di dalam yang aman dan nyaman. Berkapasitas 80 unit mobil di lantai 1 dan lantai 3 untuk 700 sepeda motor,” tukasnya.

Sementara, Direktur Utama PT. Mulyagiri, Alfie Radithya Ferdian menambahkan, pembangunan gedung Blok F Trade Center ini dikerjakan sejak September 2019 hingga Maret 2021 dan bisa selesai sesuai rencana.

“Dengan dedikasi kami dan komitmen. Semoga Blok F menjadi pusat perbelanjaan yang selalu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendongkrak perekonomian di Kota Bogor. Selain itu, segala fasilitas di Blok F lengkap, jadi tak perlu khawatir belanja,” tutupnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.