Ribuan Aset Pemkab Bodong, BPKAD: Dokumen Hilang Jadi Salah Satu Penyebabnya

by -

METROPOLITAN.id – Usai mendapatkan catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah berbemah dengan menata aset-aset yang belum tersertifikasi.

Kepala Badan Pengolaan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ade Jaya mengungkapkan bebebrapa hal penyebab banyaknya aset yang belum tersertifikasi oleh Pemkab Bogor. Diantaranya alas hak serta perpindahan kantor pemerintahan yang ada di lingkungan Pemkab Bogor, serta hilangnya sejumlah dokumen-dokumen tentang aset.

“Setelah mendapatkan peringatan kemarin kita terus melakukan evaluasi, karena masih ada sekitar 3.000 aset Pemkab Bogor yang belum bersertifikat,” ujarnya kepada Metropolitan, Selasa (8/7).

Ade Jaya mengkalim perlahan sejumlah aset yang dimiliki Pemkab Bogor sudah mulai disertifikat. Mengingat Pemkab Bogor telah bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor ditambah ada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca Juga  Alami Kebutaan, Nenek 53 Tahun Ditinggal Kabur Suami di Gubuk Reot

“Sebelumnya 81 lalu nambah jadi 166, dan kemarin ketika HJB nambah jadi 63. Sisa aset yang belum tersertifikasi sekitar 3000 bidang. Kita kejar sampai 2023, karena ditahun itu harus selesai,” paparnya.

Dalam sertifikasi ini, lanjut Ade, pihaknya memprioritaskan aset-aset yang dihuni atau digunakan, seperti perkantoran, sekolah dan kantor pemerintahan yang lainnya. Karena menurutnya tidak hanya lahan atau perkantoran yang akan disertifikatkan. Namun median jalan pun menjadi salah satu aset yang harus disertifikatkan.

Ia pun mengaku tidak khawatir akan aset Pemkab yang belum bersertifikat ini diserobot oleh pihak lain. Lantaran bisa diatasi dengan tanggung jawab mutlak dari Sekretaris Daerah dan penguasaan fisik dari BPKAD.

Baca Juga  Warga Rutin Mendapatkan Siraman Rohani

Sebelumnya diketahui, permasalahan sertifikasi aset ini menjadi salah satu yang disinggung KPK saat berkunjung ke Kabupaten Bogor.

“Terkait manajemen aset daerah, total jumlah aset yang dikuasai Pemkab Bogor per 31 Desember 2020 adalah 5.804 bidang tanah. Jumlah aset yang telah bersertifikat sebanyak 1.957 bidang atau baru mencapai 33 persen. Masih ada 3.847 bidang yang belum bersertifikat,” tegas Kepala Satuan Tugas (Satgas) Bidang Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *