Sekali Crot Rp500 Ribu

by -

METROPOLITAN.id – Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) online yang menjajakan diri lewat aplikasi pesa  di media sosial diamankan Satpol PP Kabupaten Bogor.

Mereka terjaring saat Operasi Penyakit Mastarakat (Pekat) di wilayah Kecamatan Cibinong dan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jumat (4/6) malam.

50 personel penegak perda dikerahkan dalam operasi ini. Sasarannya adalah kos-kosan yang biasa dijadikan tempat ekseskusi layanan esek-esek.

“Untuk kesekian kalinya kita menggelar Operasi Pekat di wilayah kabupaten bogor. malam ini kita berfokus di wilayah Kecamatan Babakanmadang dan Cibinong,” kata Sekertaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, Sabtu (5/6)

Hasilnya, ada 8 psk diamankan. 6 di antaranya adalah PSK online yang diketahui mencari pria hidung belang lewat aplikasi media sosial.

Baca Juga  Sadis, Pembunuh Bocah Mungil Rendam Korban di Ember

Hal itu terbukti lewat riwayat pesan yang ada di handphone milik PSK yang diamankan.

“Malam ini kita mendatangi kost-kostan, kita periksa wanita yang ada di dalamnya dan ternyata di hpnya ada riwayat pesan seolah-olah sedang bertransaksi lewat aplikasi media sosial. 2 orang lainnya diamankan di Kecamatan Cibinong,” ungkapnya.

Dalam riwayat pesan yang diterima Metropolitan.id, PSK tersebut mengirimi pesan ke sejumlah pelanggannya. Pesan tersebut berisi tarif yang menyebutkan untuk sekali ‘crot’ sebesar Rp500 ribu.

PSK tersebut juga memberi keterangan peraturan yang harus dipatuhi pelanggan saat berhubungan badan. Dalam pesan tersebut, tertulis juga alamat kosan yang akan digunakan untuk bertransaksi.

“Selanjutnya 8 orang yang terjaring razia akan dilakukan proses assessment oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor di mako Satpol PP,” tandas Imam. (mul/c/fin)

Baca Juga  Diduga Dibunuh, Polisi Tanahsareal Mendadak Bongkar Makam Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published.