Torehan Prestasi Ade Yasin di 2021

by -
Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Arifin/Metropolitan)

Oleh: Moh Miftahuzzaman, Ketua PC SEMMI Kabupaten Bogor

Setiap   daerah  di  Indonesia  umumnya  mempunyai  tujuan   pembangunan  sesuai dengan kebutuhan pada daerahnya tersebut. Seperti  halnya  Kab. Bogor  yang  memiliki kurang  lebih 40 kecamatan yang dibagi atas sejumlah desa dan kelurahan, dengan luas wilayah   mencapai  2.986   km2.   Ditambah  dengan  jumlah   penduduk  sekitar  2.236 jiwa/km2.

Oleh   karena  itu,   sangat  rasional   jika   ada    visi   dan   misi   untuk   percepatan pembangunan di Kab. Bogor guna  mendukung Kab. Bogor yang berkemajuan. Rencana bupati  bogor  untuk  menata daerah kabupaten di wilayah  cibinong  raya dengan konsep City Beautification Project (CBP) atau  program mempercantik kota merupakan ide yang sangat brilian dari seorang pemimpin daerah, karena cibinong  merupakan pusat pemerintahan kab bogor  sekaligus wilayah sentral untuk berbagai sektornya.

Dalam  Pasal 1 sub 10  Undang-Undang Nomor  26  Tahun  2007  tentang Penataan Ruang   dinyatakan  bahwa  kawasan  perkotaan  adalah  kawasan  yang   mempunyai kegiatan  utama  bukan   pertanian  dengan susunan  fungsi  kawasan  sebagai  tempat pemukiman   perkotaan,   pemusatan  dan    distribusi   pelayanan   jasa   pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.

Konsep City Beautification Projeckt (CBP), merupakan bagian dari  pembangunan nasional, yang  berlandaskan keseimbangan antara berbagai kepentingan, yaitu keseimbangan,  keserasian,  dan   keselarasan  antara  kepentingan  dunia dan   akhirat, materil  dan  spiritual, jiwa dan  raga  serta individu  dan  masyarakat.

Cibinong    sebagai pusat perekonomian wilayah  memiliki  peran   yang  sangat besar bagi  pembangunan, dimana konstribusinya terhadap pemenuhan kebutuhan hidup warga  Kab.bogor melahirkan berbagai permasalahan. Jumlah penduduk yang terus bertambah dan dikaitkan  dengan implikasinya pada ruang  kota, lingkungan ini sangatlah menakutkan. Apalagi ada  banyak  kejadian terutama di negara berkembang, kota-kota tersebut berkembang tanpa  pengendalian.  Jumlah  penduduk  terus  bertambah,  ruang   kota semakin padat dan berkualitas rendah, lalu lintas semrawut, penghijauan sangat kurang, terjadi banjir dan sebagainya.

Baca Juga  Bahas Rerouting, Camat dan Lurah Dikumpulkan

Mengantisipasi terjadinya kondisi pusat kab.bogor dalam keadaan terpuruk dimana gejala  ekonomi meningkat, Jumlah penduduk yang  bertambah setiap tahunnya akan berakibat pada padatnya penduduk di suatu wilayah yang akan  berimbas pada meningkatnya kebutuhan tempat tinggal, jumlah  penduduk dengan kualitas tinggi menurun,  jumlah  orang  sakit  terus bertambah,    pada akhirnya  kota/pusat  kab.bogor yang katanya mengalami kemajuan padahal mengalami kemunduran dengan sendirinya, maka  diperlukannya penataan ruang  kota yang baik dan matang.

Namun  melihat kondisi tersebut, pembangunan penataan di wilayah cibinong  wajib memiliki  suatu konsep perencanaan tata  ruang,  yang  disebut  dengan Master Plan,  di mana   konsep   tersebut   sebagai   arahan   dan    pedoman   dalam    melaksanakan pembangunan, sehingga masalah-masalah yang akan  timbul yang diakibatkan dari hasil pembangunan akan diminimalisir.

Ditambah lagi dengan adanya penataan pendesaan yang  dilakukan  pemkab Bogor yang    menggolontorkan   dana  sebesar   Rp318,5   miliar   kepada  356    desa   untuk menstimulus  pembangunan infrastruktur  desa yang  bernama satu miliar  satu desa ( SAMI SADE), tentu  mempunyai dampak besar khususnya bagi desa tertinggal sebagai dorongan desa yang berstatus desa berkembang menjadi desa maju.

Baca Juga  Ade Yasin Ajak Masyarakat Sukseskan Program BKKBN

Menurut  saya langkah yang diambil bupati  kab.bogor untuk penataan wajah ibu kota kabupaten dan  pedesaan itu memberikan semangat baru  bagi  masyarakat kab.bogor juga  dapat menjadikan sumber kekuatan baru  bagi  kab.bogor itu sendiri, yang  dimana sekarang  ini  kab.bogor  membutuhkan  peng-upgrade-an  kembali   agar   memberikan energi baru untuk kemajuan kab.bogor.

Jika  kita  tinjau  dari  segi  perekonomian,  tentu   dengan adanya  penataan baru  di wilayah  kab.bogor ini  dapat menjadikan nilai lebih yang  memiliki daya  jual tinggi  bagi masyarakat bogor  sendiri maupun luar daerah bogor, karna  cibinong  merupakan lintas daerah yang juga merupakan daerah yang dekat  dengan ibu kota Negara ini.

Melihat  kondisi sekarang yang  sedang dilanda  pandemi covid-19, mengharuskan semua aktifitas  untuk  melakukan  adaptasi  guna   penyesuaian  terhadap kondisi  dan situasi yang lebih konkrit. Seperti  halnya, peningkatan perekonomian dibidang UKM,UMKM, pariwisata, dll.

Bila dilaksanakan secara komprehenshif dan  konsekwen, maka  penataan konsep City  Beautification  Projeckt  (CBP)  dan   Satu   Miliar  Satu   Desa  (SAMISADE),  dapat menjadi alat  yang  efektif  untuk  bangkit   dari  permasalahan akibat   covid-19 maupun mewujudkan kab.bogor menjadi wilayah  berkemajuan Pemanfaatan ruang  yang  sesuai dengan rencana tata  ruang  dan  mengindahkan kondisi lingkungan dapat menghindari permasalahan lingkungan di masa mendatang.

Harapan  kami penataan wilayah   ini   bisa   dilakukan    dengan  bijaksana,   karena kualitas lingkungan akan  terjaga dengan baik, sebaliknya bila dilakukan  dengan kurang bijaksana maka  tentunya kualitas lingkungan juga akan terganggu.

Baca Juga  Langsung Praktik Jadi Pengusaha, Kurangi Pengangguran

Pemerintah juga  harus memperhatikan penataan ruang  ini dan  akan  lebih baik jika turut   berperan  dalam   menyediakan   ruang    terbuka  hijau   di   area    perkotaan  ini. Pemerintah  juga  diharapkan  dapat mewujudkan  penataan ruang  yang  adil  dan  tepat guna mewujudkan kenyamanan dan keharmonisan dalam masyarakat.

Dan  kami  menilai  berdasarkan kajian  internal,  yang  sudah pasti  melalui  proses penelitian yang mendalam dan kredibel, kabupaten bogor  dibawah pimpinan Bupati ade munawaroh yasin dan  saepudin muhtar (Gus udin)  selaku bagian dari  tim percepatan pembangunan strategis kab.  Bogor  telah  berhasil merealisasikan City Beautification Project  (CBP)  dengan  mengedepankan  kondisi  lingkungan  dan   alam   di  kawasan kab.bogor  yang   sampai  saat  ini  masih  terbilang  asri,  nyaman  dan   aman  bagi masyarakat kab. Bogor.

Dengan  adanya pembangunan yang terstruktur, terencana dan  tersistematis dalam pembangunan City Beautification Project (CBP) dan pedesaan yang bernama satu miliar satu desa (SAMI SADE) ini memberikan dampak positif seperti

  1. mengurangi kemacetan
  2. mempercantik wajah kota
  3. efisiensi mobilitas kota
  4. berpotensi menjadi stimulus  kebangkitan  ekonomi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaam Baru (AKB). Dll.

Kami  mendukung secara  penuh   program ini karna berdampak pada masyarakat proses  percepatan pembangunan  daerah,  kami   juga   berharap  pemerintah  selalu membuat program-program yang  berdampak signifikan terhadap masyarakat secara umum  dan kami juga berharap ada  keterlibatan dari berbagai element masyarakat salah satunya mahasiswa dalam setiap program-program yang ada di kab. Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *