Warga Tegalgundil Bogor Terduga Teroris Diciduk Densus 88, Sehari-hari Usaha Jual Beli Bahan Kimia

by -

METROPOLITAN.id – Tersiar kabar bahwa Densus 88 melakukan penangkapan seorang warga Bogor terduga teroris di kawasan Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (14/6) lalu.

Hal itu pun dibenarkan Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra. Dari keterangan RT dan RW, ia mendapati laporan ada warganya yang diciduk Densus 88. Pria berinisial KDW yang merupakan warga RT 4/13, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara.

“Ya hasil penelusuran kami dilapangan dari RT dan RW benar ada kegiatan penangkapan dan penggeledahan, penggerebekan dari teman-teman pihak kepolisian,” katanya kepada Metropolitan.id, Selasa (15/6) sore.

Ia pun membenarkan kabar bahwa yang bersangkutan merupakan warganya, tepatnya warga Gang Gandaria Blok D2/7, RT 4/13 Kelurahan Tegalgundil.

“Yang bersangkutan diduga bagian dari jaringan teroris, itu kami tidak bisa menyikapinya. Sebab kami hanya bisa menyampaikan bahwa yang bersangkutan benar warga kami,” tegasnya.

Dari informasi yang ia dapatkan, rumah tersebut diisi pasanga suami istri dengan dua orang anak. Sehari-hari, kata dia, yang bersangkutan berkegiatan dalam usaha jual beli bahan-bahan kimia.

“Sehari hari yang bersangkutan memang melaksanakan usaha jual beli bahan kimia,” tegasnya.

Baca Juga  Kantor Imigrasi Bogor Kembali Buka, Layanani Pembuatan Paspor

Saat ditanya soal ecurigaan dari warga sekitar sebelum penangkapan, menurutnya selama ini yang bersangkutan merupakan warga biasa saja. Tak ayal warga pun kaget saat ada penangkapan.

“Tapi saat ini tidak tahu juga yang bersangkutan telah ditetapkan yang atau belum sebagai tersangka. Karena kan masih dalam proses. Ya kelanjutan dari teman-teman kepolisian. Yang pasti sih warga merasa kaget, yang bersangkutan orang biasa, sosialiaasi juga biasa saja normal-normal saja,” jelasnya.

Terkait penangkapan ini, pihaknya memerintahkan para lurah lurah untuk memperingatkan RT dan RW agar lebih ketat mengawasi warganya. Apalagi mereka yang mengontrak rumah.

“Dilihat apakah ada hal-hal yang mencurigakan, apakah ada hal lain untuk segera menyampaikan ke aparat baik kecamatan maupun kelurahan. Kan sekarang ada polisi RW, bisa disampaikan kepada polisi RW kalau memang ada hal yang dicurigai dan bisa ditindak lanjuti,” pungkasnya.

Sementara itu, Paur Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rahmat Gumilar menerangkan, aparat Polresta Bogor Kota tidak dilibatkan dalam penangkapan terduga teroris tersebut. Sehingga pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait hal itu.

Baca Juga  Raih Impian Tanpa Kenal Usia

“Betul lokasinya di kita (Kota Bogor, red). Tapi kita nggak tahu itu karena langsung dari pusat,” tukasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris di Kota Bogor, tepatnya di kawasan Bogor Utara, Senin (14/6) malam.

“Pada tanggal 14 Juni 2021 Densus mengamankan seorang tersangka pelaku teror, diamankan di Kota Bogor, atas nama KDW berusia 30 tahun,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/6).

Rusdi menyebutkan, KDW merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Ansharud Daulah (JAD). KDW memiki peran mempersiapkan bahan-bahan kimia sebagai bahan baku pembuatan bom.

Dari penangkapan tersangka KDW, personel Densus 88 Antiteror menyita bermacam-macam bahan kimia. Seperti magensium sulfat, sodium borat, HCL, belerang, dan bahan-bahan kimia lainnya.

“Selain itu, KWD teridentifikasi sering menyebarkan konten-konten tentang daulah di beberapa media sosial miliknya,” kata Rusdi.

KWD juga menjadi admin salah satu Whatsapp Group, yang terdiri atas kelompok yang senantiasa berdiskusi tentang jihad dan daulah.

Baca Juga  Simak Nih! Kurangi Kepadatan Pusat Kota, Kendaraan Arah Kota Bogor Dialihkan Keluar Pintu Tol Sentul Selatan

Informasi yang dihimpun di lapangan, penangkapan terduga teroris dilakukan di salah satu perumahan yang ada di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

Hal tersebut telah monitor dan dikoordinasikan dengan dengan Kapolres Bogor Kota Kombes. Condro Susatyo Purnomo. Hanya saja, belum diperoleh keterangan resmi dari kapolresta dan jajarannya hingga berita ini diturunkan.

Masih berdasar sumber, dalam penggeladahan tersebut ditemukan sejumlah buku, beragam bahan kimia, buku tabungan dan lainnya.

Terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa terduga teroris itu merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Iya, satu orang terduga teroris jaringan JAD,” kata Ramadhan, Selasa (15/6).

Ramadhan mengatakan, bahwa Densus 88 masih mendalami pemeriksaan terduga teroris berinisial KDW alias AA yang ditangkap itu.

Dia juga belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai proses penangkapan atau keterlibatan terduga teroris tersebut. Menurutnya, penangkapan itu merupakan bentuk pengembangan dari penangkapan teroris sebelumnya.

“Ada kaitannya dengan penangkapan teroris sebelumnya. Nanti akan dirilis pak Karopenmas lengkapnya,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *