6 Orang Ini Sedang Diburu Polisi, Ini Kasusnya

by -
Barang bukti yang diamankan Polres Bogor dari pelaku perampasan yang mengaku debt collector. Polisi berhasil menangkap empat pelaku dan masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lainnya yang masih buron. (Ist).

METROPOLITAN.id – Polres Bogor masih memburu 6 orang atas kasus penipuan dan perampasan sepeda motor warga Cileungsi Kabupaten Bogor. Keenamnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dari dua kasus berbeda dengan motif yang sama, yakni mengaku debt collector.

Satu DPO berinsial  J merupakan komplotan yang terdiri dari empat orang yang mencoba merampas sepeda motor milik warga di Jalan Cileungsi РJonggol, Kabupaten Bogor, belum lama ini. ketiga temannya sudah lebih dulu diringkus Polres Bogor dan Polsek Cileungsi.

Sementara lima DPO lainnya yakni ON ,ZA, NS, Y, dan J merupakan komplotan yang terdiri dari enam orang yang mencoba merampas sepeda motor milik warga di Jalan Narogong. Satu di antaranya sudah diringkus Polres Bogor.

Baca Juga  PDAM Helat Sunatan Massal

“Para tersangka yang masuk DPO saat ini kita terus lakukan pengejaran,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Harun dalam rilis yang diterima, Jumat (23/7).

Polres Bogor menunjukan pelaku penipuan dan perampasan sepeda motor yang mengaku debt collector di halaman Mapolres Bogor, Jumat (23/7). Polisi masih memburu sejumlah pelaku lainnya yang masih buron. (Ist)

Sebelumnya, Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi berhasil mengungkap kasus penipuan dan perampasan sepeda motor milik warga Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku ternyata mengaku sebagai debt collector dan meminta korban menyerahkan motornya padahal motor tersebut telah lunas.

Kejadian bermula saat korban berinisial CAP mengendarai sepeda motor matik miliknya di Jalan Cileungsi – Jonggol, Rabu (9/6) silam. Saat melintas di samping pom bensin, korban diberhentikan 4 orang yang mengaku debt collector dan sebuah leasing.

4 orang tersebut lantas meminta korban menyerahkan sepeda motornya untuk dibawa ke kantor leasing dengan alasan belum lunas di berikan surat berita acara serah terima kendaraan (BASTK). Padahal, sepeda motor milik korban sudah lunas.

Baca Juga  Kecelakaan Truk Bocimi, Kernet Tewas, Sopir Selamat

“Mereka menggunakan surat penarikan yang diduga palsu,” ujar Kapolres Bogor saat rilis di Mapolres Bogor, Jumat (23/7).

Mendapati hal itu, korban yang ternyata meminjam sepeda motor saudaranya itu langsung menghubungi pemilik motor. Setelah itu, korban bersama pemilik motor langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi.

Atas laporan tersebut, Polsek Cileungsi langsung melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, tiga dari empat pelaku perampasan berinisial DS, JHM dan TSM berhasil diringkus. Sementara satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasus serupa juga ternyata dialami warga Cileungsu lainnya, AT. Berbeda dengan korban sebelumnya, AT menjadi korban perampasan modus debt collector di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, belum lama ini.

Baca Juga  RTH Kota Bogor Baru 4 Persen, Land Banking Jadi Solusi, Apa Itu?

Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku yang mengaku debt collector berjumlah 6 orang. Satu di antaranya berhasil diringkus. Sementara 5 lainnya masih dalam pengejaran.

“Para tersangka yang berhasil diamankan yakni DS, JHM, TSM dan RP. Mereka akan dikenakan Pasal 378 dan atau 372 dan atau 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” tandas Harun. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.