Bangun Jalan demi Masyarakat Pelosok Desa

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Desa (Pemdes) Cijeruk, Kabupaten Bogor, mulai me­realisasikan Program Samis­ade dari Bupati Bogor, Ade Yasin, dengan membangun jalan antarkampung sepanjang 600 meter.

Selain itu, anggaran ban­tuan Rp1 miliar ini akan di­gunakan untuk membangun drainase dan turap. Hal itu diungkapkan Kepala Desa (Kades) Cijeruk, Asep Sae­pulrohman.

Ia mengatakan, anggaran Samisade tahap pertama di­mulai dengan pekerjaan peng­erasan jalan berikut pembangu­nan turap dan drainase. Vo­lumenya sendiri 600 meter untuk jalan berikut drainase­nya. Sementara turap hanya di beberapa bagian yang pan­jang dan lebarnya tak sampai 200 meter.

”Ini tahap pertama kita buat ke pengerasan jalan dan drainase serta turap. Nanti pengecoran jalan di tahap kedua,” katanya saat launcing program Samisade yang di­hadiri camat Cijeruk, Babin­sa, Babinmas dan tokoh ma­syarakat, Minggu (25/7).

Baca Juga  Usai Lebaran, Andreas Geriliya Ke Pelosok Desa

Ia menjelaskan, jalan sepan­jang 600 meter yang meng­hubungkan Kampung Geger­bitung RW 04 dengan Kam­pung Pasirpogor RW 05 ini sebelumnya menjadi akses petani dan anak sekolah yang hanya bisa dilintasi kendar­aan roda dua. ”Alhamdulillah, kalau ini sudah selesai, anak sekolah dan petani di sini bisa merasa nyaman dengan jalan baru ini,” ujarnya.

Proyek ini ditarget selesai dalam waktu dua bulan, dengan melibatkan belasan pekerja dari warga sekitar. ”Mudah-mudahan selesai dalam waktu dua bulan ke depan pada tahap pertama,” bebernya.

Untuk pengecoran, sambung dia, akan dilaksanakan pada tahap kedua dengan pihak TPK mempercayakan Readi Mix sebagai bahan betoni­sasi. ”Saya berharap kualitas­nya baik dan awet saat dilin­tasi warga, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Baca Juga  Usai Lebaran, Andreas Geriliya Ke Pelosok Desa

Sementara itu, Camat Cijeruk, Bangun Sapta Siswa, me­minta TPK bekerja sesuai arahan, baik dari bupati Bogor maupun dinas teknis. Dengan begitu, keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan pemdes bisa bersinergi, sehingga masyarakat bisa menikmatinya. ”Yang terpen­ting, kebutuhan masyarakat akan jalan bagus bisa terpenuhi dan mendongkrak perekono­mian warga,” pungkasnya. (nto/c/ryn/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *