Bima Arya Sampaikan Rancangan KUA/PPAS Tahun 2022, Ini Lima Proyek Prioritas Kota Bogor Bernilai Ratusan Miliar

by -
Rapat Paripurna penyampaian Rancangan KUA/PPAS Tahun Anggaran 2022 Kota Bogor secara daring, Rabu (14/7). (Dok. Prokompim Kota Bogor)

Di tahun ketiga kepemimpinan Bima Arya-Dedie Rachim nanti, direncanakan alokasi anggaran Rp52 M untuk lanjutan Revitalisasi Masjid Agung hingga Rp42 M untuk pembebasan lahan dan pembangunan Jalan R3.

———————–

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) tahun 2022 dalam rapat paripurna bersama DPRD Kota Bogor secara daring, Rabu (14/7).

Dalam penyampaian tersebut, Bima Arya mengatakan bahwa APBD tahun 2022 masih terdampak dan fokus pada penanggulangan Covid-19. Baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

“APBD Kota Bogor yang fokus pada adaptif dan tanggap Covid-19. Adaptif dalam menyesuaikan pendapatan yang terdampak pandemi dan tanggap dalam penanganan Covid-19,” katanya.

Baca Juga  Duka Awal Tahun

Kota Bogor juga menargetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp2,1 triliun, yang bersumber dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triliun dan Rp858 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil.

“Sedangkan target Belanja Daerah sebesar Rp3,4 triliuun, di mana Rp44 miliar direncanakan untuk anggaran kuratif dan rehabilitatif penanganan Covid-19. Salah satunya berupa penyediaan fasilitas isolasi,” ujarnya.

Namun, Pemkot Bogor pada tahun anggaran ketiga kepemimpinan Bima Arya-Dedie Rachim itu juga memasukan beberapa program pembangunan yang dianggap prioritas.

Diantaranya belanja program Pembangunan GOR Kecamatan yang terintegrasi dengan pusat kuliner sebesar Rp18 miliar, lalu rencana pembebasan lahan untuk Penataan Kawasan Batutulis sebesar Rp5,3 miliar.

Baca Juga  Kepo Anggaran Rp5,5 M, Komisi II DPRD Kota Bogor Segera Panggil Dishub dan PDJT

Serta melanjutkan berapa proyek pembangunan Kota Bogor, seperti lanjutan Pembangunan Mesjid Agung yang dianggarkan Rp52 miliar, lalu Pembebasan Lahan dan Pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3) sebesar Rp42 miliar serta kelanjutan pembangunan Gedung Perpustakaan sebesar Rp12 miliar.

Jika ditotal, dari lima program belanja prioritas itu, Kota Bogor membutuhkan anggaran tak kurang dari Rp129,3 miliar.

“Pembangunan GOR Kecamatan yang terintegrasi dengan pusat kuliner itu untuk mendorong aktivitas olahraga, juga untuk mendorong perekonomian warga. Sedangkan penataan Kawasan Batutulis dengan tujuan untuk mendorong pariwisata, yang menjadi identitas Kota Bogor dan dapat berkontribusi terhadap perekonomian warga,” tutupnya.¬†(ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.