Hari Pertama Ganjil Genap, Ratusan Pengendara Dipaksa Putar Balik di Jembatan Merah Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor secara resmi menerapkan program ganjil genap pengganti kebijakan penyekatan di tengah perpanjangan PPKM Darurat atau level 4, Jumat (23/7).

Di mana, pada hari pertama penerapan program ganjil genap ini ada ratusan pengendara yang dipaksa memutarbalikan arah kendaraannya, lantaran angka terakhir plat nomornya berakhiran genap.

Kejadian ini terjadi di check poin yang ada di Simpang Jembatan Merah. Di mana hanya dalam waktu kurun dua jam, petugas memaksa 250 pengendara baik roda dua dan empat memutarbalikan arah kendaraannya.

Pantauan Metropolitan.id di chek point Simpang Jembatan Merah, program ganjil genap ini dilakukan mulai pukul 09:00 WIB. Terlihat petugas gabungan seperti Dishub, Satpol PP hingga aparat kepolisian berjaga di titik check poin ini.

Satu persatu kendaraan berplat nomor genap dari arah Jalan Merdeka yang hendak masuk Jalan Kapten Muslihat atau Jembatan Merah, diminta petugas untuk memutarbalikan arah kendaraannya menuju Jalan Veteran.

Baca Juga  Viral Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Berdesakan Saat PPKM Darurat, Kini Berbaris Rapi Mengantre

Sementara, tercatat hingga pukul 11:00 WIB, ada 250 pengendara yang diputarbalikan petugas. Dengan rincian, 163 kendaraan roda dua dan 87 kendaraan roda empat.

Terpisah, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, Kota Bogor kembali menerapkan ganjil genap setelah Satgas Covid-19 melakukan evaluasi terkait penerapan PPKM Darurat yang berakhir 20 Juli 2021.

“Salah satu evaluasi kami adalah bahwa dalam dua minggu terakhir kami sempat pada zona hitam mobilitas, penyekatan dilakukan dibatas kota namun di dalam kota masih cukup padat,” kata Susatyo saat memantau penerapan ganjil genap di Simpang Terminal Baranangsiang, Jumat (22/7).

Apalagi, kata dia, pemerintah tengah menyalurkan tiga jenis bantuan kepada masyarakat yang diprediksi meningkatnya mobilitas masyarakat berbelanja.

“Tentunya di weekend ini masyarakat akan berbelanja sehingga kami akan mengatur agar berbelanja itu bergantian sesuai dengan nomer kendaraannya,” ucapnya.

Baca Juga  Sambil Tunggu Aturan dari Kemenhub, Polres Bogor Lanjutkan Uji Coba Ganjil Genap Pekan ini

Menurutnya, petugas dilapangan akan mengakomodir bagi para ibu rumah tangga yang ingin berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Tentunya penyekatan kami kan harus membawa surat (STRP). Tapi mereka kan tidak membawa surat, terlebih kota Bogor ini karateristiknya berada di tengah tengah kabupaten Bogor,” imbuh dia.

“Perlintasan dari Parung menuju ke Cibinong, Sukaraja menuju ke Ciawi nah ini haru kami atur agar protokol kesehatan, pengurangan mobilitas terjaga dan ekonomi tidak terlalu terganggu bagi masyarakat yang saat ini sudah mulai kembali bergeliat dengan bantuan-bantuan dari pemerintah,” sambungnya.

Ada 17 titik check point yang disiapkan dengan penentuan setiap kali akan melaksanakan pengecekan memberikan J-2.

“Dua jam sebelum penyekatan itu akan kami sampaikan kepada anggota,” kata Susatyo.

Dari total 10 tim petugas yang akan melakukan pemeriksaan di chek point, delapan diantaranya langsung melakukan penyekatan, sedangkan dua tim berada di sentra pasar agar tidak terjadi kerumunan.

Baca Juga  Ganjil-Genap Jakarta Masih Berlaku

“Ini kami laksanakan semoga ini bisa menurun (kasus Covid-19), karena saat in Kota Bogor memasuki zona merah ini persis seperti di bulan maret yang lalu zona merah dengan pola seperti ini cukup efektif mengurangi mobilitas masyarakat dan tidak terlalu banyak perdebatan di jalanan dengan masyarakat,” bebernya.

Kapolres menilai, penerapan ganjil genap perdana ini mampu menekan mobolitas warga yang dapat dilihat dari ruas jalan yang tidak terlalu padat.

“Artinya masyarakat Kota Bogor sudah terbiasa dengan pola ganjil genap ini. Dan mohon dipahami ini adalah upaya kami untuk melindungi masyarakat Kota Bogor, karena Kota Bogor ini sebagai perlintasan semuanya, pusat kuliner, pusat perbelanjaan dan sebagainya,” ungkapnya.

“Sehingga kami berharap warga kota Bogor sekitarnya bisa memaklumi apa yang kita laksanakan pada hari ini,” ujar Kapolresta. (mg1/mg3/rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *