Ini Jawaban Pemerintah soal Internet Gratis Tidak Bisa Diakses Pelajar di Bogor

by -
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menjawab soal wifi publik gratis yang tidak bisa diakses pelajar untuk mengikuti proses belajar mengajar secara daring saat ini.

Menurutnya, program wifi publik gratis saat ini sudah tidak bisa diakses lantaran program tersebut sudah tidak.

“Udah ga ada, dan itu anggarannya bukan di Disdik tapi di kecamatan. (Anggaran) Tahun 2020,” kata Hanafi, Selasa (26/7).

Hal senda diungkapkan Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat. Menurutnya, program wifi publik gratis untuk para pelajar ini sudah tidak ada. “Udah nggak ada,” singkatnya.

Sebelumnya, sejumlah pelajar di Kota Bogor kelimpungan mencari internet gratis sejak dua hari belakangan ini. Itu terjadi lantaran proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2021/2022 sudah dimulai sejak Senin (26/7).

Baca Juga  Kota Bogor Kekurangan Kepala Sekolah, PNS Dipaksa Rangkap Jabatan

Untuk diketahui, saat ini proses belajar mengajar di sebagian sekolah di Kota Bogor sudah menggelar kegiatan belajar tahun ajaran baru. Namun karena situasi pandemi Covid-19 belum mereda, para pelajar terpaksa mengikuti proses belajar mengajar secara daring.

Namun persoalannya, tidak semua pelajar mampu mengikuti proses belajar mengajar secara daring dengan kuota sendiri. Beberapa pelajar masih banyak yang mengandalkan wifi publik gratis.

Seperti yang dialami warga Kampung Gang H Sidik, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal. Dalam dua hari belakangan ini mereka bolak balik mendatangi Posyandu di sekitar kampungnya untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring, mengandalkan wifi publik gratis yang disediakan pemerintah.

Baca Juga  Game ‘Pukul Guru Anda’ Bikin Heboh

Namun saat mengakses wifi publik gratis ini, para pelajar kesulitan mengakses internet. Alhasil, lantaran internet gratis yang diharapkan tidak dapat diakses, para pelajar terpaksa kembali ke rumah masing-masing.

“Iya udah dua hari ga bisa diakses. Kalau masuk ke jaringan wifinya konek, cuma pas buka zoom meeting gak bisa kebuka. Kuota internetnya ga ada kayanya,” kata salah seorang orang tua murid yang mengantarkan anaknya ke Posyandu di sekitar kampungnya, Y kepada Metropolitan.id, Selasa (27/6). (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *