Ini Kendaraan Spesial yang Diizinkan ‘Langgar’ Ganjil Genap

by -

METROPOLITAN.id – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, masih ada kendaraan yang diizinkan melintas meski plat nomor yang digunakan tidak sesuai dengan tanggal pelaksanaan penerapan kebijakan ganjil genap.

Hal itu ia ungkapkan menyusul Satgas Covid-19 Kota Bogor akan menerapkan program ganjil genap pada Jumat hingga Minggu (23-25/7).

“Tentunya ada pengecualian bagi beberapa kendaraan. Diantaranya para nakes, kendaraan darurat, termasuk kendaraan online serta pengangkut sembako dan sebagainya,” kata Kapolresta, Rabu (21/7).

“Sehingga kami berharap ini bisa diketahui masyarakat secara luas,” sambung Kapolresta.

Disinggung apakah warga luar Kota Bogor diizinkan melintas jika plat nomornya sesuai dengan tanggal penerapan ganjil genap, Kapolresta menuturkan, petugas nanti akan melihat apakah yang bersangkutan masuk ke Kota Bogor dengan alasan darurat atau tidak.

Baca Juga  Bus Transjabodetabek Premium bakal Ditambah

“Nanti kita lihat alasannya darurat atau tidak, tapi kalau naik angkot kan masih bisa, kan angkutan umum juga masih dibuka,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta kembali mengingatkan bahwa keputusan memberlakukan penerapan program ganjil genap diambil lantaran selama dua pekan terakhir di Kota Bogor itu mobilitasnya zona hitam, artinya masih cukup padat yang melintas di Kota Bogor.

“Nah ini yang kita harus sikapi bersama demi kesehatan masyarakat Kota Bogor sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, meski beberapa hari terakhir angka tren penularan Covid-19 mulai membaik. Namun demikian masih jauh dikatakan terkendali.

Untuk itu, pihaknya akan terus memperkuat langkah Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk mengurangi mobilitas warga.

Baca Juga  Kursi Camat Bogor Barat Dikosongkan, Bima Arya Segera Rombak PNS Pemkot Bogor

“Kita masih harus fokus untuk memastikan mobilitas masih bisa dikendalikan. Mulai Jumat ini akan mulai berlaku kebijakannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kota Bogor secara resmi menghapus penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selama ini sudah diterapkan sejak Rabu (7/7). Kebijakan penyekatan ini akan diganti dengan penerapan program ganjil genap.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi PPKM Darurat yang dilakukan pihaknya, kebijakan penyekatan kepada sektor esensial dan kritikal tidak pas diterapkan di jalan.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan memberlakukan program ganjil genap selama perpanjangan PPKM Darurat ini.

“Pengecekan kita kepada sektor esensial dan kritikal, hasil evaluasi kita tidak pas kalau (diterapkan) di jalan, menyebabkan kerumunan segala macam malah panjang, makanya kita mainnya ganjil genap. Intinya penindakan di hulu,” kata Kapolresta kepada wartawan di Teras Balai Kota Bogor, Rabu (21/7). (rez)

Baca Juga  Tendangan Bima Arya Jadi Polemik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *