Kapolresta: Pelanggar PPKM Darurat di Bogor Terancam Sanksi Pidana

by -

METROPOLITAN.id – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengingatkan pelanggar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dapat dikenakan sanksi pidana. Keputusan itu berdasarkan ketentuan yang sudah diputuskan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor.

“Tentunya sudah menjadi ketentuan dari Satgas Covid, yaitu apabila ada pelanggaran terhadap ketentuan PPKM terlebih pada PPKM Darurat ini, maka pihaknya akan melakukan penindakan baik sanksi, atau kalau masih bandel kita terapkan pidana bagi pelanggar,” kata Kapolresta, Minggu (4/7).

Kapolresta yang juga sebagai Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor itu juga mengingatkan, bagi layanan kesehatan yang ada di Kota Bogor untuk tidak mencari keuntungan berlebih di tengah kondisi saat ini.

Baca Juga  Berkah Ramadan, 58 Masjid di Kota Bogor Dapat Hibah Rp1,45 M

“Untuk apotik-apotik saya ingatkan untuk tidak menaikan harga, apalagi melakukan upaya-upaya mencari keuntungan pribadi dan membahayakan masyarakat, kami akan tindak tegas,” ucapnya.

Untuk memastikan PPKM Darurat berjalan lancar di Kota Bogor, Kapolresta meyakini bakal melakukan patroli-patroli seperti ini di enam wilayah secara sinergi bersama Camat, Kapolsek dan Danramil.

“Jajaran Muspika ini juga akan melakukan patroli yang sama dan akan melakukan penindankan, (jadi) tidak hanya bersifat himbauan-himbauan,” imbuhnya.

“Kami sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap di tempat dan tidak kemana-mana kalau tidak emergency,” ingatnya.

“Termasuk kita akan tetap memberlakukan penyekatan-penyekatan di sejumlah titik dari jam 21:00-24:00 WIB,” ujar Kapolresta.

Terpisah Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, berdasarkan hasil pemantauan pada hari pertama PPKM Darurat, secara umum mobilitas warga berkurang dan lebih sepi.

Baca Juga  Petani Bogor ngomel-ngomel Depan Wali Kota

Akan tetapi, di sejumlah titik masih banyak keramaian yang terjadi khususnya di tempat rumah makan, karena mereka masih memberikan layanan makan di tempat.

“Tidak hanya kita peringatkan (rumah makan melanggar) melainkan ada juga tindakan,” kata Bima Arya.

“Patroli ini akan kita lakukan setiap hari, siang dan malam untuk memastikan semuanya taat,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *