Kesaksian Bos Sembako Korban Perampok Bertopeng, Lampu Dimatikan, Diserang Pakai Obeng

by -

METROPOLITAN.id – Rumah bos sembako di Kampung Temanggungan, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor disatroni perampok bertopeng, Rabu (7/7) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sang pemilik, Wahtim, bertaruh nyawa karena terlibat duel dengan perampok yang membawa obeng tersebut.

Wathim mengaku perampok datang saat dirinya sedang terlelap. Masih di atas kasur, tiba-tiba ia sudah diduduki perampok yang menyerangnya dengan membabi-buta.

Beruntung, ia masih sempat beberapa kali menangkis serangan perampok dan kemudian melakukan perlawanan.

Meski dengan kondisi penuh luka, Wathim berhasil meladeni duel tersebut hingga sang perampok kewalahan. Sayangnya, perampok tersebut berhasil kabur melarikan diri.

“Saat saya sedang tidur, pelaku itu langsung duduk di atas perut saya dan menyerang. Namun saya langsung tangkis beberapa serangan, akhirnya saya harus dijahit dengan 12 jaitan,” terang Wahtim, Rabu (7/7).

Baca Juga  FIFGroup Cabang Bogor Salurkan Hewan Kurban

Saat perampokan terjadi, Wathin mengaku kondisi rumahnya dalam keadaan gelap gulita. Rupanya, sang perampok bertopeng mematikan saluran listrik di rumah tersebut sebelum melancarkan aksinya.

“Ciri-cirinya pelaku itu pakai topeng dan pakaian hitam. Karena saat itukan gelap, jadi hanya sama-samar. Kejadian seperti ini sudah delapan kali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Rumpin Kompol Dali Saputra mengaku sudah mendapat laporan soal perampokan tersebut.  Anggota kepolisian pun sudah melakukan olah TKP di lokasi pencurian.

“Iya ada (perampokan), tapi tidak ada kerugian. Saat ini sedang dilakukan olah TKP di lokasi, namun kita sudah periksa saksi-saksinya,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan terjadi di Kampung Temanggungan, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Rabu (7/7) dini hari. Pelaku yang mengenakan topeng ini meyasar rumah bos sembako dan sempat berduel dengan pemilik rumah.

Baca Juga  Kuliner Bogor Sumbang PAD Rp. 98 Miliar

Informasi yang dihimpun, aksi perampokan ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku menggunakan pakaian hitam dan bertopeng ini mencoba masuk ke lantai dua rumah bos sembako dengan mencongkel jendela.

“Perampok itu masuknya lewat jendela kaca dari lantai dua dan turun,” ujar Ketua RW setempat, Nurul.

Namun saat akan turun ke lantai satu, perampok bertopeng itu melihat pemilik rumah sedang tertidur. Pelaki pun langsung menyerang pemilik rumah secara membabi buta.

Beruntung, pemilik rumah melakukan perlawanan saat diserang. Duel pun terjadi.

Pelaku disebut kewalahan saat berduel namun berhasil melarikan diri. Sementara pemilik rumah mengalami luka cukup serius di bagian kepala, telinga, dan tangannya.

Baca Juga  Atty: Sosialisasi PBB Gratis Belum Maksimal

“Korban bernama Wahtim mengalami luka cukup serius di bagian kepala, telinga, dahi dan tangan. Korbannya pemilik warung sembako,” terangnya.

Usai kejadian tersebut, pemilik rumah langsung dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Korban sudah di bawa ke rumah sakit. Saat ini ada empat luka di bagian kepalanya. Kita sudah laporkan ke Polsek Rumpin,” tandasnya. (mul/c/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *