Kota Bogor Masih Krisis Oksigen, 4 RS Terpaksa Tutup Layanan IGD

by -
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat ditemui awak media, Rabu (14/7). (IST.)

METROPOLITAN.id – Minimnya ketersediaan oksigen di Kota Bogor saat ini semakin menjadi-jadi. Imbasnya, empat Rumah Sakit (RS) swasta di Kota Bogor terpaksa menutup sementara pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat ini.

Kepastian itu dijabarkan langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Menurutnya, keempat RS itu adalah RS UMMI, RS Siloam, RS Azra dan RS Graha Medika.

“Kebijakan penutupan IGD dilakukan karena keempat rumah sakit itu tengah mengalami krisis pasokan oksigen untuk pasien Covid-19. Tutup sementara tunggu oksigen,” kata Dedie A Rachim kepada wartawan, Jumat (16/7).

Dijelaskan Dedie, kesulitan ketersediaan oksigen bagi pasien tidak hanya dirasakan keempat rumah sakit. Melainkan terjadi secara merata di 21 RS rujukan Covid-19.

Baca Juga  Satgas Covid-19 Kota Bogor Minta Jarak Vaksin Kedua Dipercepat

Untuk itu, dituturkan Dedie, saat ini Wali Kota Bogor Bima Arya tengah keliling ke lima filling station di Kabupaten Bogor untuk mendapatkan pasokan oksigen.

“Kang Bima saat ini sedang cek di Cibinong, Citeureup, Ciluengsi untuk cek kondisi mereka (pengisian oksigen),” ujarnya.

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor memutuskan untuk sementara menutup pusat pelayanan IGD miliknya sejak Rabu (14/7). Keputusan ini diambil menyusul ketersediaan oksigen bagi pasien mulai menipis saat ini.

Namun saat ini, pelayanan IGD di RSUD Kota Bogor sudah dioperasikan kembali secara bertahap mulai Jumat (16/7). (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *