PPKM Bikin Polusi Udara di Puncak Merosot

by -

METROPOLITAN – Data dari Station Meteorologi Cite­ko-Cisarua mencatat kualitas udara di Puncak, Kabupaten Bogor, terpantau baik sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masy­arakat (PPKM) Darurat.

Kepala BMKG Citeko-Cisarua, Fatuhri, memaparkan, dari data pos pengamatan polusi udara Station Meteorologi Citeko-Cisarua, terjadi penu­runan konsentrasi gas polutan (co) selama PPKM Darurat ”Jadi memang dari pantauan kami ada unsur polutan yang bisa menyebabkan polusi par­tikel dan kimia di atmosfer itu mulai menunjukkan penuru­nan konsentrasi,” ujarnya ke­pada wartawan, kemarin.

Penurunan yang signifikan itu, sambung dia, terutama pada gas karbondioksida. Se­bab, gas karbondioksida ini dihasilkan dari aktivitas ma­nusia, yaitu pembakaran sum­ber energi fosil. Misalnya, minyak bumi, batu bara, juga melepaskan gas-gas antara lain karbondioksida (CO2), nitro­gen oksida (NO2) dan sulfur dioksida (So2) yang menyebab­kan pencemaran udara (hujan asam, smog dan pemanasan global).

Baca Juga  Langgar PPKM, Dua Kafe di Dramaga Ditutup

”Selama PPKM Darurat ini aktivitas masyarakat, khusus­nya wisatawan ke Puncak, menurun. Ini berdampak pada penurunan gas karbon­dioksida. Itu yang membuat polusi udara turun,” bebernya. Bahkan, tambah dia, penuru­nan polusi udara di Puncak turun hingga 42 persen diban­dingkan tahun lalu pada pe­riode yang sama. ”Turunnya sejak mulai PPKM Darurat mencapai 42 persen,” ungkap­nya.

Selain karena penurunan aktivitas masyarakat, dari mu­lai Juli awal hingga minggu pertama, kawasan Puncak juga sering diguyur hujan. Hal ini menyebabkan terjadi se­buah runwash. ”Jadi, gas-gas polutan dan partikel-partikel itu tercuci dengan hujan hing­ga turun ke tanah. Itu juga faktor yang membuat udara di Puncak bersih,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini untuk partikel debu di Puncak ada kenaikan karena musim ke­marau. ”Kalau di musim ke­marau partikel debu mening­kat itu wajar,” tandasnya. (nto/b/suf/py)

Baca Juga  Fix, PPKM Darurat Diperpanjang Hingga 25 Juli, Diumumkan Langsung Presiden Jokowi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *